• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribunnews.com

Marwah Daud: Jokowi-Ahok Sosok Pemimpin Pro-Rakyat

Sabtu, 22 September 2012 10:09 WIB
Marwah Daud: Jokowi-Ahok Sosok Pemimpin Pro-Rakyat
tribun timur/yusuf ahmad
Marwah Daud Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Republik Marwah Daud Ibrahim menyebutkan saat ini sosok pemimpin yang diperlukan rakyat adalah yang pro-rakyat seperti yang dimiliki pasangan Jokowi-Ahok yang memenangkan Pemilukada DKI, meski baru melalui hitung cepat atau quick count.

“Saya mewakili Partai Republik mengucapkan selamat kepada pasangan Jokowi-Ahok. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung Jokowi sejak awal,” ucap Marwah Daud Ibrahim, Sabtu (22/9/2012).

Marwah sejak awal mendukung Jokowi maju ke Pilkada DKI, karena sosok Jokowi yang mencerminkan pemimpin yang jujur, bersih, dan mau bekerja keras untuk rakyatnya, dan tidak mau menyerah pada pemodal dan partai besar.

“Sosok seperti beliaulah yang diidamkan oleh rakyat. Sosok yang prorakyat. Sosok yang tidak menyerah di tengah gempuran partai-partai besar dan para pemodal lainnya," kata Marwah yang pernah menjadi Ketua DPP Partai Golkar di era kepemimpinan Akbar Tandjung.

Lalu ketika ditanya apakah Jokowi pantas menjadi Presiden RI, Marwah menjawab beri dulu kesempatan untuk Jokowi mengabdikan dirinya bagi warga DKI sampai dengan akhir masa jabatannya.

"Beliau jangan dulu diganggu dengan beban-beban yang lain. Mari beri ruang yang seluas-luasnya agar pak Jokowi bisa berkreativitas untuk Jakarta,” katanya.

Lalu siapa yang pantas menjadi RI di pilpres 2014 mendatang? Marwah yang pernah berpasangan dengan KH Abdurachman Wahid sebagai calon Wakil Presiden, mengatakan siapa yang bakal menjadi presiden nanti, bukan menjadi topik utama Partai Republik, sebab Partai Republik lebih memilih mengurusi rakyat.

“Bagi kami, pemimpin itu tidak ditentukan oleh partai, tapi oleh rakyat. Oleh karena itu, Partai Repbulik hanya akan memfasilitasi anak bangsa yang terbaik untuk memimpin negeri ini. Jadi tidak seperti partai-partai lain, kami tidak mengharuskan ketua umum partai yang menjadi presiden. Siapa pun yang terbaik dan mau memperbaiki kehidupan negeri ini, kami persilakan untuk maju melalui Partai Republik,” tandas Marwah.

Klik:

Penulis: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
957382 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas