• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 20 Oktober 2014
Tribunnews.com

Survei Disnakertrans, UMP 2013 Masih di Angka 1.844.000

Rabu, 3 Oktober 2012 14:41 WIB
Survei Disnakertrans, UMP 2013 Masih di Angka 1.844.000
TRIBUNNEWS.COM/THERESIA FELISIANI
Akibat pawai ribuan buruh menuju DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar dari dua arah ditutup. Kedua ruas jalan sudah dipenuhi dan dijadikan tempat parkir sepeda motor ribuan buruh.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta, menjanjikan akan mengupayakan peningkatan angka Upah Minimum Provinsi bagi para pekerja.

Menurut Sekretaris Dewan Pengupahan Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, Dwi Untoro, saat ini masih dilakukan pembahasan mengenai angka UMP 2013.

"Upah yang dibahas untuk berlaku 2013, saat ini angkanya mencapai 1.844.000 tetapi masih ada satu survey lagi yang akan kita lakukan, mudah-mudahan bisa mendekati angka dua juta," terang Dwi Untoro di hadapan para buruh yang menggelar aksi di depan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta, Rabu (3/10/2012).

Meskipun angka 1.844.000 masih merupakan angka sementara, kepada wartawan Dwi Untoro mengatakan bahwa agak sulit angka tersebut akan mencapai angka dua juta.

"Kemungkinan di bawah dua juta, kami sih inginnya kalau bisa lima juta, tapi ini kan melalui proses survei. Tapi kami belum tahu, ya kita lihat saja nanti hasil survei terakhir," tutur Dwi.

Seperti diketahui hari ini jutaan buruh menggelar aksi mogok kerja nasional, mereka menuntut dihapuskannya sistem outsourcing yang menyengsarakan pekerja, serta menuntut pemberian upah yang layak bagi pekerja.

Pada kesempatan sebelumnya, Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan setidaknya ada 2,8 juta orang dari 21 kabupaten/kota dari 80 kawasan sentra industri di seluruh Indonesia akan turun ke jalan dalam aksi ini. Mereka akan menuntut penghapusan sistem kerja kontrak atau outsourcing.

Sedangkan diluar 80 kawasan industri tersebut, dilakukan unjuk rasa di DPRD di seluruh Indonesia.

Klik:

Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribun Jakarta
0 KOMENTAR
994241 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas