• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Kompol Novel adalah Inisiator Pengungkapan Kasus Simulator

Jumat, 5 Oktober 2012 22:38 WIB
Kompol Novel adalah Inisiator Pengungkapan Kasus Simulator
TRIBUNNEWS.COM/EDWIN FIRDAUS
Sejumlah polisi dan petugas Provost Polri mengepung gedung KPK, Jumat (5/10/2012) malam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kompol Novel, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi target penjemputan paksa oleh Mabes Polri, Jumat (6/10/2012) malam.

Novel sendiri bukanlah bagian dari 20 orang penyidik KPK yang tidak diperpanjang masa tugasnya oleh Mabes Polri.

Namun, berdasarkan informasi dihimpun Tribun, Novel menjadi target penarikan lantaran dirinya diduga merupakan inisiator dalam membongkar kasus dugaan korupsi Simulator SIM di Korlantas Mabes Polri.

"Dia (Novel) panglima dalam kasus ini, dia inisitor yang bongkar kasus itu," kata sumber Tribunnews.com, di internal KPK.

Seperti diketahui, masih ada lima penyidik Polri yang belum melapor ke institusinya menyusul berakhirnya masa tugas mereka di KPK. Informasi di KPK menyebutkan, kehadiran perwakilan Polda Metro dan Polda Bengkulu untuk menjemput paksa kelima penyidik tersebut, selain Kompol Novel yang juga disebit-sebut akan dijemput paksa.

Berikut nama-nama penyidik KPK yang disebut 'bandel', yang masa tugasnya di KPK telah berakhir, September 2012 lalu:
 
1. Kompol Bambang Sukoco
2. Kompol Rilo Pambudi
3  Kompol Rizka Anungnata
4. Kompol Hendri N Christian
5. Kompol Sugiyanto.

Sedangkan 15 penyidik KPK yang sudah melapor dan kembali ke Mabes Polri:

1. AKP Ardi Rahananto
2. Kompol Bhakti Eri Nurmansyah
3. AKBP Djoko Poerwanto
4. AKP Ferdy Irawan
5. Kompol Widodo Simangunsong
6. Kompol Indra Lutrianto Amstono
7. AKP Muhammaad Agus Hidayat
8. AKP Susilo Edy
9. AKP Wahyu Istanto Bram Widarso
10.AKBP Muhammad Idram
11. Kompol John CE Nababan
12. AKBP Cahyono Wibowo
13. Kompol Adri Effendi
14. AKBP Yudiawan
15. Kompol Gunawan. 

BACA JUGA:

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
1003521 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • sahrir-Jumat, 5 Oktober 2012 Laporkan
    Kalau lembaga negara sdh
    melakukan tindakan politik
    balas dendam mau diharapkan apa
    lg negara ini oleh cara
    bertindakan sperti itu...
    Rakyat bosan cara dmkian
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas