Selasa, 25 November 2014
Tribunnews.com

Rhoma Irama Diusung Jadi Capres 2014

Sabtu, 6 Oktober 2012 06:02 WIB

Rhoma Irama Diusung Jadi Capres 2014
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Penyanyi dangdut yang juga Dai, Rhoma Irama (tengah) tiba di kantor Panwaslu Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Rhoma Irama diperiksa oleh Panwaslu terkait dugaan SARA terhadap pasangan Jokowi-Ahok saat ceramah di salah satu masjid di Jakarta. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Raja dangdut Rhoma Irama diusung maju menjadi calon presiden tahun 2014 mendatang. Usulan tersebut mencuat saat sidang pleno Rakernas PAMMI di Grand Cempaka Hotel Jakarta.

Ketua DPD PAMMI Sumatera Selatan John Hadi ketika menyampaikan pandangan umum sekitar pukul 20.00 Wib menyatakan bahwa pihaknya sudah lama mendengar isu kuat di kalangan masyarakat yang menginginkan Rhoma Irama maju sebagai Calon Presiden.

‘’Di forum nasional ini, kami ingin minta ketegasan PAMMI. Bila isu itu benar, kami sangat mendukung. Meskipun untuk itu perlu dikaji secara mendalam,’’ kata John dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Jumat(5/10/2012) malam.

John mengatakan saat ini perlu dilakukan pemetaan mengenai kemungkinan Rhoma Irama menjadi capres. Selain itu, juga dikaji elektabilitasnya, melalui survey, sehingga akan terlihat seberapa jauh peluang itu.
 
Sementara itu juru bicara DPD PAMMI DKI,Laras Sugianto mengatakan wacana pencapresen Rhoma Irama, telah dibahas dalam rapat pengurus Kamis lalu. Hasilnya, sebagian besar pengurus mendukung penuh, ada juga yang menolak.

Pengurus yang mendukung beralasan karena Rhoma pantas maju Capres atau Wapres, bukan saja karena popularitas ketokohan sebagai ulama dan musisi besar. Tetapi juga mendapat tambahan modal besar, karena didukung Isran Noer, Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten-Kota Se Indonesia (Apkasi). Isran sendiri, kini duduk sebagai ketua Dewan Penasihat DPP PAMMI.
 
Menurut Laras Sugianto, wacana pencapresan Rhoma perlu dikaji mendalam, karena belum dapat ditebak partai apa yang bakal mengusungnya. Selain itu, juga perlu menunggu hasil pemilu 2014. Memang,beberapa waktu lalu, ketika sedang dilanda krisis Panwaslu, Rhoma Irama sempat menerima kehadiran Ketua Umum DPP PPP Surya Darma Ali (SDA) juga terus membina hubungan beberapa partai Islam seperti PKB. Begitu juga Jumat siang kemarin, SDA sebagai Menteri Agama juga hadir memberikan arahan pada Rakernas PAMMI tersebut. Hanya siang kemarin, saat SDA hadir, belum muncul wacana itu.
 
Kendati demikian, di internal PAMMI DKI juga ada yang menolak pencalonan, karena berbau politik praktis. ‘

"Yang menolak,alasannya karena tidak ingin menyeret organisasi PAMMI dari organisasi profesi ke ranah politik. Tapi, secara pribadi, pengurus di DKI sepakat mendukung wacana pencapresan Rhoma Irama itu,’’ kata Laras.
 
Sementara itu DPP PAMMI yang diwakili Bendahara Umum Ir Teddy minta agar usulan DPD Sumsel dan DKI Jakarta itu agar mendapatkan perhatian serius di pembahasan sidang komisi.

‘’Pandangan teman teman daerah itu, tidak bisa diabaikan, jadi saran saya di program atau rekomendasi ini dibahas,’’ kata Teddy.

Berita Terkait: Calon Presiden 2014

Penulis: Willy Widianto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas