• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribunnews.com

Hari Ini Pimpinan KPK-Polri Bertemu Bahas Polemik

Senin, 8 Oktober 2012 07:58 WIB
Hari Ini Pimpinan KPK-Polri Bertemu Bahas Polemik
KOMPAS.COM/RODERICK ADRIAN MOZES
Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo (kiri) didampingi Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kapolri akan bertemu untuk membahas polemik dan perseteruan yang terjadi akhir-akhir ini. Dijadwalkan, pimpinan dua lembaga penegakan hukum ini akan duduk bersama pada hari ini, Senin (8/10/2012).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi mengungkapkan, Minggu (7/10/2012) unsur pimpinan KPK dan Polri sudah berjanji akan melakukan pertemuan hari ini.

"Mereka sudah berjanji (pertemuan) pimpinan KPK dan Kapolri akan dilaksanakan besok tanggal 8 Oktober," ungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi dalam konferensi pers, kemarin di kantornya.

Menurut keterangan Sudi, setelah petinggi Polri dan KPK bertemu, maka SBY akan menyampaikan solusi apa yang perlu ditempuh dalam masalah KPK-Polri ini.

"Presiden mendengar komentar dari kalangan masyarakat agar Presiden mengambil alih, tapi tentu sebelum pores ambil alih, mengedepankan upaya Polri dan KPK, menangani masalah-masalah ini secara langsung," terangnya.

Bila perkembangan situasi semakin tidak baik, maka Presiden akan bersikap paling lambat besok, Selasa, (9/10/2012).

"Namun berhubung perkembangan situasi tidak baik, maka Presiden akan segera mengambil alih besok Senin atau paling lambat Selasa siang 9 Oktober," tegas Sudi.

Sementara itu, menurut Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, Presiden akan menyampaikan pidatonya mengenai persoalan ini, Senin (8/10/2012), usai pertemuan dua lembaga tersebut.

Gesekan antara KPK dan Polri meruncing saat penarikan penyidik KPK dari unsur kepolisian, dan saat peristiwa Polri ingin melakukan penangkapan penyidik KPK, Kompol Novel Baswedan, Jumat malam pekan lalu.

Novel Baswedan adalah salah satu penyidik KPK yang turut menyidik kasus dugaan korupsi simulator SIM Polri. Novel juga adalah penyidik yang berasal dari Polri, tetapi menolak kembali dipanggil ke institusi tersebut usai merebak polemik kasus simulator SIM itu.

"Presiden memutuskan akan segera membuat arahan langsung pada Senin, 8 Oktober 2012," kata Denny.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
2 KOMENTAR
1009062 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • nopriyanto-Senin, 8 Oktober 2012 Laporkan
    Semoga KPK dan kepolisian mendapatkan solusi yang tepat dan efektif dengan tidak mendukung para oknum yang ada di kepolisian. Sudah saatnya kepolisian melakukan bersih-bersih di internalnya agar bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat kepda kepolisian.
  • putrabelayar-Senin, 8 Oktober 2012 Laporkan
    KPK jangan perna menyerah,tdak boleh mundur dlam menangani kasus penyelidikan korupsi di kepolisian dn simulator sim card polri,ke jaksaan agung dn mahkama agung....semangatmu harapan KAMI,
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas