Minggu, 21 Desember 2014
Tribunnews.com

Jamaah Diimbau Hati-hati, Petugas Haji Jadi Tidak Dipercaya

Selasa, 9 Oktober 2012 19:50 WIB

TRIBUNNEWS.COM, MADINAH - Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau kepada para calon jamaah haji untuk berhati-hati terhadap penipuan yang banyak melibatkan warga negara Indonesia. Hal itu membawa dampak pada petugas haji yang berada di lapangan di Mekah dan Madinah.

Ada beberapa kejadian yang menimpa para petugas itu yang berniat baik yang melihat jamaah kebingungan dan hendak membantu, malah disangka hendak berbuat tidak baik.

“Saya kemarin melihat seorang jamaah haji lansia dari Indonesia yang nampak kebingungan berjalan mondar-mandir sendirian di sekitar Mesjid Nabawi. Saya tanya apakah dia tersesat dia jawab iya, tapi ketika saya tawarkan untuk mengantarkannya kembali ke pemondokan, dia langsung lari. Mungkin saya dikira orang Indonesia yang mau menipu atau melakukan kejahatan,” ujar Muhammad Noor Chanafi, petugas haji Indonesia yang juga mukimin atau warga negara Indonesia yang bekerja dan menetap di Arab Saudi, dari pelataran Masjidil Haram, Selasa (9/10/2012).

Noor mengatakan bahwa hal itu adalah bagian dari resiko pekerjaan. Dirinya memang sedikit menyesalkan perilaku warga negara Indonesia yang tanpa nurani mau menipu warga negara Indonesia juga, terlebih kebanyakan dari korban mereka adalah orang-orang tua yang tersesat.

“Yah saya sesalkan memang perilaku mereka. Ini tanah suci, kok tega-teganya menipu jamaah haji, dari Indoesia dan orang tua pula,” tegasnya.

Namun dibalik itu semua dirinya merasa senang juga karena dengan perilaku jamaah yang tidak langsung percaya kepada orang lain yang tidak dikenalnya berarti himbauan PPIH yang tidak henti-hentinya dilakukan melalui petugasnya baik di kloter maupun di lapangan benar-benar dipahami oleh jamaah haji.

Klik:

Penulis: Johnson Simanjuntak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas