Mabes Polri Sesalkan Tragedi Tawuran Mahasiswa di Makasar

Jumat, 12 Oktober 2012 17:16 WIB

Mabes Polri Sesalkan Tragedi Tawuran Mahasiswa di Makasar
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JUNIOR
MENDIKNAS MELAYAT. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh saat turun dari helikopter Milik Polda Sulsel di lapangan karebosi Makassar usai melayat ke rumah korban bentrok UNM, Reski Munandar (Kabupaten Bulukumba) dan Haryanto (Kabupaten Enrekang). Jumat (12/10/2012). Kunjungan Muhammad Nuh sebagai bentuk perhantian pemerintah pusat atas kejadian yang ada di Makassar.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) sangat menyayangkan peritiwa tawuran di dalam Kampus Universitas Negeri Makasar (UNM) yang menelan dua korban jiwa.

"Polri sangat menyayangkan peristiwa ini terjadi, tentu kita berharap hal-hal seperti ini tidak terulang dan seluruh yang terlibat tentu kita terus lakukan langkah-langkah penegakan hukum, terhadap mereka yang diduga kuat menjadi pelaku yang mengakibatkan korban meninggal dua orang dari Fakultas Teknik (UNM)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2012).

Boy menuturkan bahwa tawuran tersebut terjadi antara Fakultas Teknik dan Fakultas Seni dan Desain UNM yang penyebabnya belum jelas. "Backgroundnya sedang kita telusuri, yang katanya kesal terkait sepeda motor yang dirusak dan sebagainya, tapi ini dalam tahap pemeriksaan," ujarnya.

Dari tawuran yang terjadi siang harinya, Kamis (11/10/2012) mengakibatkan lima mahasiswa terluka dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji yang jaraknya tidak jauh dari lokasi Kampus UNM.

"Jadi siangnya tawuran di antara mereka, kemudian dibawalah lima korbannya ke Rumah Sakit. Setelah itu mereka datang ke rumah sakit ingin melihat kawan-kawannya dari Fakultas Teknik, kemudian terjadi lagi perkelahian di rumah sakit di antaran dua fakultas tersebut," ungkapnya.

Akibat peritiwa tawuran yang kedua itu, dua mahasiswa tewas dengan luka tusuk benda tajam dan satu orang lagi luka parah.

Halaman
12
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Anwar Sadat Guna
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help