Oknum DPR Minta Jatah

PB Ikami Sulsel Dukung Ungkap Nama Pemeras BUMN

PB Ikami Sulsel menggelar unjuk rasa di depan kantor Kementerian BUMN dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jum'at (02/11/2012).

PB Ikami Sulsel Dukung Ungkap Nama Pemeras BUMN
ist

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Sejumlah elemen mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Besar Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (PB IKAMI-SULSEL) menggelar unjuk rasa di depan kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jum'at (02/11/2012).

Mereka mendesak Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN mengungkap nama-nama anggota DPR yang melakukan pemerasan di tubuh BUMN dan mengumumkan kepada publik siapa pelaku pemerasan dan tidak melakukan kongkalikong dengan DPR.

Menurut Rusmin Nuriadin, Koordinator Aksi sekaligus Ketua Bidang Sosial, Politik, & Pertahanan PB IKAMI SULSEL, "Publik harus tahu bahwa kasus pemerasan yang terjadi di kubuh BUMN  adalah bentuk melawan hukum dengan cara pemberian dan menerima upeti/saweran dari BUMN kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), maka dengan ini kami menyampaikan kembali bahwa kasus ini adalah melanggar dan adanya indikasi tindak pidana. Indikasi inilah yang mendorong dan mau tak mau aparat penegak hukum harus aktif dalam menyelidiki adanya dugaan pemerasan tersebut Dengan indikasi tersebut maka kementerian BUMN harus melaporkan hal tersebut, kepada aparat hukum, khususnya KPK yang membidangi kasus Korupsi"

"Masyarakat di luar institusi negara berjuang keras mempebaiki perekonomian negara ini karena negara sedang kekurangan modal untuk mendorong perbaikan ekonomi. Mereka malah dikenai beban untuk membiayai inefesiensi kinerja lembaga dan para pejabat Negara dengan berbagai macam modus. Sementara para pejabat yang kerjanya belum jelas hasilnya, dan sebagian sudah kenyang berjalan-jalan keliling tanpa hasil memadai dan memperoleh peningkatan kesejahteraan yang sangat tinggi" ungkap Rusydi Anwar, Ketua Umum PB IKAMI SULSEL, dengan penuh prihatin.

Dalam aksi dengan 100-an mahasiswa tersebut, mereka membawa spanduk dan berbagai poster dengan tulisan Audit dan Tangkap Koruptor BUMN. Atas dasar ini, PB IKAMI SULSEL dalam pernyataan sikapnya menegaskan enam tuntutan. Pertama, Mendesak Menteri BUMN untuk untuk mengungkap nama-nama anggota DPR yang melakukan pemerasan di di tubuh BUMN. Kedua, Mendesak menteri BUMN untuk mengumumkan kepada publik siapa pelaku pemerasan dan tidak melakukan kongkalikong dengan DPR. Ketiga, Mendesak KPK untuk menyelidiki indikasi pemerasan yang dilakukan oleh oknum DPR kepada BUMN, Keempat, Mendesak KPK untuk mengusut tuntas kasus patut di duga indikasi pemerasan/Gratifikasi di BUMN. Kelima, Mendesak BPK untuk mengaudit semua BUMN dan menyampaikan hasil Audit kepada publik, dan Keenam, Meminta Semua Pihak untuk Mendukung Pengungkapan kasus dan tidak dijadikan komoditas politk
Editor: Sugiyarto
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved