Indonesia capai Kemajuan Signifikan Soal Perubahan Iklim

Indonesia telah memberikan kontribusi dan capaian signifikan dalam berbagai upaya mengatasi

Indonesia capai Kemajuan Signifikan Soal Perubahan Iklim
sidenrengrappangkab.go.id
Ilustrasi hutan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Indonesia telah memberikan kontribusi dan capaian signifikan dalam berbagai upaya mengatasi dampak adanya perubahan iklim sejak diselenggarakannya United Nations Framework Climate Change Convention Konferensi Para Pihak Conference of Parties (COP-13) di Bali pada tahun 2007 yang telah melahirkan Bali Action Plan.

Tersusunnya Rencana Aksi Nasional  dan Daerah dalam penurunan emisi Gas Rumah Kaca(RAN/RAD GRK) serta pengembangan sistem inventarisasi GRK Nasional yang terukur, terlaporkan dan terverifikasi. Berbagai kemajuan lainnya dipaparkan pada 3rd Indonesia Carbon Update di berbagai sektor dak dilakukan oleh berbagai lembaga baik pemerintah maupun non-pemerintah termasuk keterlibatan swasta didalamnya.

Saat ini Indonesia menyumbang sekitar 5.0 persen dari emisi gas rumah kaca dunia. Riset yang dilakukan oleh Dewan Nasional Perubahan Iklim menunjukkan bahwa Indonesia berpotensi mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 2.3 Gt hingga tahun 2030, atau senilai pengurangan 46 persen dari emisi tahun 2005.

Menurut United Nation’s Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), pengurangan tersebut sama dengan 7 persen dari pengurangan total di dunia yang diperlukan untuk mencegah pemanasan global hingga lebih dari dua derajat centigrade. Masih banyak cara untuk mengurangi emisi lebih banyak lagi. Tetapi, pengurangan tersebut akan membutuhkan investasi dalam jumlah yang signifikan dan oleh karenanya memerlukan dukungan dunia internasional.

Dibawah kepemimpinan Presiden SBY, Indonesia telah memberikan kontribusi signifikan dalam upaya mengatasi perubahan iklim baik ditingkat global maupun nasional. Setelah menjadi tuan rumah bagi Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim/ United Nations Framework Climate Change Convention Konferensi Para Pihak/Conference of Parties (COP-13) di Bali pada tahun 2007, Indonesia telah menyelenggarakan atau berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan di tingkat global maupun nasional diantaranya menyusun Rencana Aksi Nasional/Daerah, pembangunan sistem inventarisai gas rumah kaca, penyiapan lembaga REDD+, pengembangan instrumen pendanaan maupun berbagai kegiatan pendukungnya seperti pemetaan maupun penelitian terkait.

“Saya merasa bangga bahwa pada pertemuan Indonesia Carbon Update(ICU)-3 di tahun ini telah dicapai banyak kemajuan di tingkat nasional. Ini menunjukkan bahwa adanya kesadaran dan komitmen bersama dalam mendukung berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah serta sekaligus kontribusi terhadap persoalan global,” kata Rachmat Witoelar, Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim yang juga Ketua Harian Dewan Nasional Perubahan Iklim dalam rilis tertulisnya, Selasa (6/11/2012).

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help