Selasa, 3 Maret 2015
Tribunnews.com

Pemanggilan Dahlan ke DPR Bukan Bentuk Serangan Balik

Jumat, 9 November 2012 18:31 WIB

Pemanggilan Dahlan ke DPR Bukan Bentuk Serangan Balik
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan, melakukan konferensi pers usai dimintai keterangan oleh Badan Kehormatan DPR RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/11/2012). Dahlan dimintai keterangan terkait pernyataannya tentang dugaan pemerasan beberapa BUMN oleh oknum anggota DPR.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi mengaku heran, pemanggilan Dahlan Iskan, mantan direktur utama PLN itu pada Selasa (13/11/2012) mendatang, disebut-sebut sebagai serangan balik parlemen.

Sebagaimana diketahui, Komisi VII DPR RI, melalui Panitia Kerja (Panja) Hulu Listrik kembali memanggil untuk ketiga kalinya Dahlan Iskan, Selasa (13/11/2012) pekan depan.

Bobby menegaskan Dahlan yang kini menjabat Menteri BUMN itu akan diminta memberikan klarifikasi soal hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang menyatakan adanya potensi kerugian negara Rp 37,6 triliun di PLN.

"Saya juga heran kok jadi seperti dipersepsikan saling serang dan sebagainya," tegas Bobby yang pernah empat tahun di BP Migas (2004-2008) ini kepada Tribunnews, Jakarta, Jumat (8/11/2012).

Politisi Golkar ini menjelaskan bahwa sesuai pasal 20 Undang-undang nomor 15 tahun 2004, Dahlan selaku pejabat negara wajib hadir dan memberikan klarifikasi menindaklanjuti hasil temuan BPK tersebut.

"Sebenarnya itu klarifikasi biasa dari hasil tindak lanjut audit BPK sesuai UU nomor 15 tahun 2004 pasal 20, dimana pejabat wajib menindak lanjuti hasil BPK," terang dia.

Apalagi, sebelumnya sudah dilakukan rapat pendahuluan dan PLN sudah memberikan respon atas audit BPK itu. Namun berdasarkan perundangan, Komisi VII mesti mendalami temuan BPK dengan meminta konfirmasi langsug kepada pejabat saat masa audit itu sendiri yaitu Pak Dahlan Iskan.

Halaman123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Anwar Sadat Guna
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas