Tersangka Pencucian Uang Dana Century Pertanyakan Asal Barang Bukti

Para tersangka kasus dugaan pencucian uang aliran dana Bank Century, mempertanyakan asal usul uang tunai Rp 20 miliar yang disita penyidik

Tersangka Pencucian Uang Dana Century Pertanyakan Asal Barang Bukti
Kompas.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para tersangka kasus dugaan pencucian uang aliran dana Bank Century, RM Johanes Sarwono, Septanus Farok, dan Umar Muchsin mempertanyakan asal-usul uang tunai Rp 20 miliar yang disita penyidik Bareskrim Polri.

Melalui Mohammad Nashihan, sang kuasa hukum, mereka menduga ada rekayasa dalam penetapan tersangka dan penyitaan barang bukti dalam kasus Bank Century tersebut.

Nashihan yang akrab dipanggil  Monash, menjelaskan baik Johanes, Septanus, dan Umar selama ini hanya berhubungan perkara keperdataaan terkait perkara PT GNU dan Yayasan Fatmawati. Monash menyebut, ketiganya bahkan tidak punya kaitan hukum dengan Robert Tantular dan kasus Bank Century.

Karena itu, kata Monash, para kliennya tersebut mendesak Menteri Keuangan, BPK, dan PPATK agar mengungkap darimana asal-usul barang bukti uang Rp 20 miliar yang diklaim Mabes Polri tersebut.

“Klien kami yang kini ditahan di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya itu justru sebagai korban kriminalisasi kasus tersebut. Penetapan para tersangka itu juga masih prematur yang dipaksakan secara sepihak karena tidak ada bukti cukup sesuai undang-undang,” kata Monash kepada wartawan, Sabtu  (24/11/2012).

Monash mengatakan tentang uang Rp 20 miliar yang diklaim penyidik Mabes Polri sebagai barang bukti dugaan keterlibatan Septanus dan Umar, sempat disampaikan ke DPR RI. Ia menyebut, patut dipertanyakan dari mana asal uang Rp 20 miliar tersebut.

Monash menuturkan, kliennya menyelesaikan sengketa lahan Yayasan Fatmawati dengan Departemen Kesehatan RI melalui dana talangan yang difasilitasi oleh Kuntjoro Kusuma Jaya alias Toto tahun 2003 lalu. Sengketa akhirnya selesai tahun 2005.

Adapun kasus Bank Century yang ditangani Mabes Polri, lanjut Monash, terjadi tahun 2006. Sehingga, sambungnya, ironis jika tiba-tiba Johanes, Septanus dan Umar harus dikaitkan dengan keterlibatan Robert Tantular dalam kasus Bank Century.

Sebaliknya, kata Monash, Johanes Sarwono Cs patut dijadikan 'pahlawan' karena berhasil mendamaikan atau menyelamatkan awal sengketa Yayasan Fatmawati dan Departemen Kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help