Arist Merdeka: Orangtua Wajib Mengasuh Anaknya

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengungkapkan ketidakadilan yang dilakukan AZM terhadap Sonni

Arist Merdeka: Orangtua Wajib Mengasuh Anaknya
net
Arist Merdeka Sirait

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengungkapkan ketidakadilan yang dilakukan AZM terhadap Sonni Anna istrinya dan perebutan tiga orang anaknya oleh keduanya, jangan sampai mengorbankan sang anak.

"Mereka mempunyai hak untuk diasuh kedua orangtua, dan orangtua wajib mengasuh anak-anaknya. Kecuali dunia ini runtuh," ujar Arist saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (3/12/2012).

Arist mengungkapkan, pagi tadi Anna mendatangi kantornya untuk melaporkan tindak kekerasan yang dilakukan suaminya dan juga penculikan ketiga anaknya oleh AZM. Menurutnya kekerasan yang dilakukan AZM harus dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Harus dilihat anak jangan jadi korban, perspektifnya anak tidak bersalah, tapi harus didiik oleh kedua orang tua," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Anna PNS yang bekerja di sebuah badan milik pemerintah masih terus memperjuangan hak tiga orang anaknya dan proses perceraian antara dirinya dengan sang suami AZM yang sudah dua setengah tahun tak kunjung selesai di Pengadilan Agama Bekasi segera selesai dan ada putusan.

Anna terus mencari keadilan bagi dirinya dan tiga anaknya, Jumat (30/11/2012) siang, perempuan berjilbab ini mendatangi SPK Polda Metro Jaya dengan membawa serta dua anaknya untuk membuat laporan.

"Saya melaporkan suami saya AZM dalam nomor laporan TBL/4109/XI/2012/PMJ/Dit Reskrimum. Laporannya terkait kekerasan psikis dalam rumah tangga pada 23 Mei 2010 yang terjadi di rumah kami di Bekasi," kata Anna.

Anna mengungkapkan seminggu terakhir ini ia bersama dengan ketiga anaknya yakni JM (11), KD (7) dan MU (4) harus tinggal di tenda di depan rumahnya sendiri di Bekasi.

"Ya kami terpaksa tinggal disana, sebelumnya kami sempat ngontrak tapi kontrakan sudah habis, suami saya juga tidak mau membayar kontarakan jadi mau tidak mau saya dan anak-anak tinggal di tenda di teras rumah kami. Dua anak saya tidur di pintu masuk teras," tutur Anna saat ditemui usai membuat laporan.

Klik:

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help