• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Demokrat Pertimbangkan Pecat Ruhut dari Keanggotaan Partai

Jumat, 14 Desember 2012 21:31 WIB
Demokrat Pertimbangkan Pecat Ruhut dari Keanggotaan Partai
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Kader Partai Demokrat (PD), Ruhut Sitompul (tengah) diusir dari acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) PD, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2012). Silatnas tersebut merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-11 PD. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat (PD) mempertimbangkan usulan delapan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) memecat Ruhut Sitompul dari keanggotaan partai.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PD, Saan Mustopa, di sela Silaturahmi Nasional (Silatnas) PD, Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2012).

Saan mengakui, salah satu alasan dipecatnya Ruhut dari kepengurusan DPP PD adalah karena pernyataan Ruhut mengganggu soliditas partai.

"Apa yang menjadi aspirasi DPD akan kami pertimbangkan. Nanti kami bicarakan lebih lanjut di DPP," kata Saan.

Saan mengakui, bahwa Dewan Kehormatan (DK) PD berwenang menyidangkan dan mengeluarkan keputusan pemecatan apabila ada seorang kader melakukan pelanggaran etika dan adanya asapirasi atau usulan daerah atau DPD.

"(Ini) akan dibahas di Komisi Pengawas. Nanti, rekomendasi apa yang dibawa dewan kehormatan. Yang pecat adalah Dewan Kehormatan," jelas Saan.

Sebelumnya, Sekretaris DPD PD DKI Jakarta, Irfan Gani, menyampaikan bahwa ada delapan DPD PD menganggap Ruhut Sitompul yang baru dipecat dari DPP PD sebagai pengganggu alias hama partai lantaran pernyataannya di media massa telah menggangu soliditas partai. Kedelapan DPD yang menyampaikan itu adalah DPD Sulsel, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Sumbar, Sulteng, Sultra, NTB, dan Banten.

Mereka meminta Ruhut dikeluarkan dari keanggotan partai.

Bagi Saan, adalah wajar bila DPD-DPD tersebut bereaksi seperti itu karena mereka lah yang bisa merasakan atas "aksi Ruhut" selama ini.

"Teman-teman daerah terganggu dengan statement yang berbeda. Di tengah ada masalah, tentu kami harus jadi solid," ucap Saan.

*Berita Lengkap Mengenai Pencopotan Ruhut dari Demokrat Silakan Klik Disini

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1222612 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas