Senin, 24 November 2014
Tribunnews.com

Adhie Masardi: Korupsi di Partai Demokrat Terstruktur

Senin, 17 Desember 2012 18:25 WIB

Adhie Masardi: Korupsi di Partai Demokrat Terstruktur
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Adhie Massardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrat memang bukan satu-satunya partai politik yang kadernya terlilit kasus korupsi. Namun, hanya Demokrat yang korupsinya terstruktur di tubuh partainya.

"Kalau partai lain korupsinya personal atau perorangan, tapi kalo Demokrat korupsinya terstruktur," ujar Adhie Massardi, koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) dalam diskusi bertajuk 'Bisnis Partai Politik Membuat Pemerintahan dan Rakyat Kian Terpuruk', diselenggarakaoleh media online nasional, Jakarta, Senin (17/12/2012).

Adhie berkata demikian karena banyaknya kader Demokrat yang korupsi yang justru berada di jajaran elit Demokrat.

Bahkan, jika Anas Urbaningrum (ketua umum Demokrat) benar terlibat korupsi, Adhie mengaku akan menyarankan agar partai besutan SBY tersebut didiskualifikasi pada Pemilu 2014.

"Kalau Anas terbukti kita harus ke KPU untuk minta Demokrat di diskualifikasikan," tegasnya.

Banyaknya kader yang korupsi di parpol, kata Adhie, lantaran di Indonesia dana partai tidak disuplai pemerintah.

"Sebetulnya di beberapa negara Parpol dibiayai negara, dengan catatan parpol harus mendukung prinsip good governance dan green governance. Jadi fair. Parpol juga harus mau diaudit oleh akuntan publik," kata bekas juru bicara presiden di era Gus Dur itu.

Terkait tentang parpol korup, Adhie mengaku ada tujuh parpol korup di Indonesia. Demokrat, Golkar, PDIP, PPP, PKB, PAN, PKS.

"Kami di GIB akan mencanangkan perlawanan terhadap partai korup. Panti parpol yang tidak boleh dipilih (tujuh parpol di atas) kita serahkan kepada masyarakat. Karena yang tujuh parpol ini korup," pungkasnya.

Klik:

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribun Jakarta

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas