Senin, 22 Desember 2014
Tribunnews.com

Akbar Tandjung Punya Kalkulasi Politik untuk 2014

Kamis, 20 Desember 2012 17:45 WIB

Akbar Tandjung Punya Kalkulasi Politik untuk 2014
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kiri) bersama Ketua Panitia Rapimnas IV Partai Golkar Mahyudin (tengah), dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung, saat pembukaan Rapimnas IV Partai Golkar, di Jakarta Pusat, Senin (29/10/2012). Salah satu agenda Rampinas kali ini adalah strategi pencalonan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Politik dari CSIS, J Kristiadi, menegaskan menjelang Pemilu 2014, Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tandjung, punya insting dan kalkulasi politik.

"Untuk sekarang ini dia ada insting politik," kata Kristiadi dalam diskusi di gedung DPR RI Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Kristiadi menilai Akbar sebenarnya kurang sreg dengan pencalonan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie sebagai presiden dalam Pilpres 2014 mendatang.

"Dia punya kalkulasi misalnya penataan organisasi di Golkar lemah sekali," kata Kristiadi.

Kekurangan itu misalnya bisa dilihat dari survei bahwa orang yang mengaku Golkar lebih banyak memilih JK sebagai capres ketimbang Aburizal.

"Peranan Pak Akbar harus diambil oleh Golkar," kata dia.

Belakangan ini Akbar disorot mengenai langkah politiknya terkait pencalonan Aburizal sebagai presiden RI.

Beberapa waktu lalu misalnya dia mengirim surat ke DPP Golkar soal elektabilitas Aburizal sebagai capres.

Klik:

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas