• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribunnews.com

Nasir Dukung Larangan Perempuan Duduk Kangkang di Sepeda Motor

Jumat, 4 Januari 2013 16:37 WIB
Nasir Dukung Larangan Perempuan Duduk Kangkang di Sepeda Motor
/TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PR
ilustrasi bonceng motor

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darusallam akan mengeluarkan aturan larangan bagi perempuan duduk terbuka atau kangkang di atas sepeda motor.

Anggota Komisi VIII DPR Nasir Djamil mendukung aturan tersebut.
"Terkait dengan larangan duduk mengangkang saat di sepeda motor yang diberlakukan di Lhokseumawe, saya menilai hal itu boleh saja dilakukan," kata Nasir ketika dihubungi, Jumat (4/1/2013).

Nasir mengatakan era otonomi daerah tentu saja kepala daerah memiliki otoritas untuk mengeluarkan peraturan guna menjaga ketertiban dan kenyaman di daerahnya.

Menurut Nasir aturan tersebut perlu didukung. Apalagi kalau peraturan itu telah disepakati bersama dengan para muspida dan ulama setempat.

Nasir mengatakan sebagai daerah Serambi Mekkah yang saat ini diberlakukan unsur-unsur syariat Islam, maka larangan itu tidaklah kaku.

"Itu kan bersifat anjuran. Kalaupun dilanggar tidak diberi sanksi. Cuma memang kalau anjuran seperti itu sebaiknya disampaikan secara lisan atau dilakukan oleh dinas terkait," ujarnya.

Nasir mengatakan anjuran lisan itu bisa dilakukan melalui ceramah agama melalui bangku sekolah, atau lewat khutbah Jumat.  

"Sebab jika sudah tertulis agak sensitif, terutama bagi oramg di luar Aceh," katanya.

Aturan itu, kata Nasir, juga tidak memiliki sanksi. Pasalnya aturan tersebut bersifat anjuran.

"Kalau diberi sanksi, maka kepala daerah nya yg lebih dulu kita kasih sanksi karena belum mampu meningkatkan kesejahteraan warganya, sehingga tidak bisa membeli mobil," katanya.

Diketahui, pemerintah Kota Lhokseumawe, Aceh, akan memberlakukan larangan bagi perempuan duduk terbuka atau kangkang di atas sepeda motor.

Perempuan duduk kangkang di atas sepeda motor dinilai tidak sesuai dengan Syariat Islam dan adat istiadat setempat.

Pemkot Lhokseumawe akan melakukan sosialisasi terlebih dulu pelarangan ini kepada masyarakat mulai pekan depan, sebelum diterapkan secara penuh.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
2 KOMENTAR
1285552 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas