Sabtu, 23 Mei 2015
Tribunnews.com

Pengacara Sesalkan Penahanan Dendy Prasetya

Jumat, 4 Januari 2013 18:27 WIB

Pengacara Sesalkan Penahanan Dendy Prasetya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Tersangka kasus suap pengadaan Al Quran dan laboratorium komputer di Kementerian Agama, Dendy Prasetya meninggalkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai diperiksa di Jakarta, Selasa (18/12). Dendy yang diperiksa sebagai tersangka urung ditahan dan diberi toleransi oleh penyidik KPK untuk penyembuhan kondisi kaki pasca kecelakaan. -------------------- Warta Kota/Henry Lopulalan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengacara Dendy Prasetya, tersangka kasus dugaan suap penggiringan anggaran proyek pengadaan alquran di Kemenag, menyeselakan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan penahanan terhadap kliennya, hari ini, Jumat (4/1/2013).

Karena Dendy, kata Erman masih memerlukan pengobatan intensif akibat kecelakannya beberapa waktu lalu.

"Dia masih memerlukan pengobatan lebih lanjut sebenarnya," kata Erman kepada Tribunnews.com dan wartawan lainnya seusai menemani Dendy menjalani pemeriksaan, Jumat (4/1/2013) petang.

Kendati demikian, dia tetap menerima upaya yang dilakukan penyidik KPK. Meski, lanjut Erman, akan memantau kesehatan kliennya beberapa hari ini untuk memastikan kesehatan Dendy tidak lebih parah dari sebelumnya.

Dendy sendiri, kata Erman, oleh penyidik ditempatkan satu kamar bersama ayahnya, Zulkarnaen Djabar yang telah mendekam lebih dahulu di Rutan KPK yang berada di komplek militer Guntur, Manggarai, Jakarta.

"Dia (Dendy) akan satu kamar dengan Pak Zulkarnaen. Mereka berdua kan juga terganggu kesehatannya. Pak Zul sendiri punya penyakit penyempitan syaraf. Jadi mereka kalau hal-hal yang kecil bisa saling membantu nantinya," kata Erman.

Kendati demikian, sambung Erman, pihaknya akan tetap fokus melihat kondisi Dendy. Jika lebih parah nantinya, tim pengacara akan mengajukan permohonan perpindahan Rutan. Meski harapnya dilakukan penahanan Rumah saja.

Halaman123
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Anwar Sadat Guna
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas