• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 17 September 2014
Tribunnews.com

Surya Paloh Diminta Pimpin Langsung Partai Nasdem

Sabtu, 12 Januari 2013 17:20 WIB
Surya Paloh Diminta Pimpin Langsung Partai Nasdem
Tribun Lampung/Perdiansyah
Ketua Majelis Nasional Partai Nasdem Surya Paloh

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Ada upaya dari segelintir oknum di Partai Nasdem yang bermaksud memecah belah Garda Pemuda Nasdem. 

Untuk itu, diperlukan soliditas Garda Pemuda (GP) Nasdem untuk menjaga dan mengawal Partai Nasdem agar tetap berada pada garis ideologi dan cita-cita restorasi. Hal ini ditegaskan oleh Ivanhoe Semen, Ketua Bidang I DPP GP NasDem dalam rilisnya kepada Tribun, Sabtu (12/1/2013).

"Demi menjaga kesatuan dan gerak dan langkah serta keteguhan ideologi dari partai dan sayap-sayap partai, maka Bapak Surya Paloh agar memimpin langsung Partai Nasdem dalam mengawal cita-cita restorasi dan memenangkan Partai Nasdem dalam Pemilu 2014," ujarnya.

Dijelaskan, mengenai pemberhentian Saiful Haq dari posisi Sekjen GP Nasdem sudah melalui prosedur yang bena. Keputusan itu sudah disetujui oleh seluruh peserta rapat pleno DPP GP Nasdem pada tanggal 7 Januari 2013.

Begitupun dengan pembekuan GP Nasdem DPW DKI Jakarta. Karena telah melakukan tindakan inkonstitusional dan insubordinasi dengan menghubungi pengurus-pengurus wilayah GP NasDem se-Indonesia.

Melalui undangan resmi menggunakan kop surat Garda Pemuda Nasdem DKI Jakarta untuk hadir dalam pertemuan di Jakarta tanpa sepengetahuan dan se-izin Ketua Umum dan DPP GP Nasdem.

"Saat ini DPP GP Nasdem sedang mengambil langkah-langkah untuk mengambilalih kembali website resmi organisasi yang digunakan sebagai media untuk melakukan agitasi oleh pihak mereka," ujarnya.

Terkait berita DPP GP Nasdem melakukan pemecatan terhadap 10 orang pengurus adalah tidak benar. DPP GP Nasdem, tegasnya,  hanya memberhentikan Saiful Haq dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal GP Nasdem, sementara yang lainnya memang bukan pengurus DPP GP Nasdem karena nama mereka tidak ada di SK Kepengurusan DPP GP Nasdem.

"Silahkan tunjukan SK yang membuktikan mereka berada di kepengurusan DPP GP Nasdem. Jadi pernyataan pemecatan 10 orang itu hanyalah pernyataan yang tidak benar," tegasnya.

Sementara mengenai pernyataan Ketua Bahu Partai Nasdem terkait GP Nasdem tidak bisa bersuara hal-hal yang berkaitan dengan Partai Nasdem, katanya lagi,  adalah bentuk ketidaktahuan Effendy Syahputra akan perjalanan sejarah Keluarga Besar Nasional Demokrat, sehingga saya merasa tidak perlu ditanggapi berlebihan.

"Dia pun adalah mantan pengurus DPP GP Nasdem yang kita endorse untuk menjadi Ketua Bahu Partai Nasdem. Jangan menjadi kacang yang lupa akan kulitnya. Dalam setiap acara deklarasi sayap-sayap partai kita sering bersama-sama, bahkan Bahu juga sering dibantu oleh GP Nasdem dalam hal-hal teknis deklarasi bersama sayap-sayap partai di daerah-daerah, sekarang kok bicaranya berbeda," papar Ivanhoe.

"Saat Rakorsus DPP GP Nasdem di Bogor yang memutuskan bahwa GP Nasdem berafiliasi politik dengan Partai Nasdem saudara Ferdinand juga ikut menjadi pembicara. Kok sekarang kita dibilang pemumpang gelap?" Ivanhoe mempertanyakan.

Dirinya mensinyalir, apa yang dikatakan Effendy selaku Ketua Bahu karena hal tersebut bisa memicu perselisihan di internal Nasdem yang justru saat ini sedang membutuhkan soliditas dalam menghadapi Pemilu 2014.

Penulis: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1317261 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas