• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Syarif Hasan: Biarin sajalah Penilaian itu, Saya Tetap Kerja Terus

Rabu, 30 Januari 2013 18:57 WIB
Syarif Hasan: Biarin sajalah Penilaian itu, Saya Tetap Kerja Terus
Foto/demokrat.or.id
Syarif Hassan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koperasi dan UMKM, Syarif Hasan tak ambil pusing dengan hasil yang dikeluarkan Lingkaran Survei Indonesia (LSI). LSI dalam surveinya menyatakan adanya kekhawatiran terhadap kinerja menteri mendekati Pemilu 2014. Termasuk menteri yang berasal dari partai politik.

Karena, tegas dia, bahwa dirinya berkomimen untuk tetap melakukan tugas negara untuk melayani masyarakat. Meskipun nanti musim kampanye tiba, anggota dewan pembina Partai Demokrat ini juga berjanji akan tetap mengutamakan pekerjaan pemerintah.

"Kalau penilaian gitu biarin sajalah. Kita, Menteri dari partai sih kerja terus, contohnya malam ini nanti saya ke Surabaya lalu ke Sulut, besoknya ke Sangir Talaud," ujarnya kepada wartawan termasuk Tribunnews.com, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (30/1/2013).

Lanjutnya, tidak ada alasan untuk absen bekerja untuk rakyat meskipun kampanye nanti. Pasalnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah memberikan waktu untuk itu yakni Jumat, Sabtu dan Minggu. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk meninggalkan tugas kenegaraan demi kampanye.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin ragu atas hasil yang dikeluarkan Lingkaran Survei Indonesia (LSI). LSI dalam surveinya menyatakan adanya kekhawatiran terhadap kinerja menteri mendekati Pemilu 2014. Termasuk menteri yang berasal dari partai politik.

"Yang khawatir siapa. Masyarakat yang mana. Kalau masing-masing menteri sadar tanggung jawab dan tugasnya darimanapun dia, tentu akan jalankan tugasnya sebagai abdi negara," kata Amir yang juga anggota dewan pembina Demokrat itu ketika ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (30/1/2013).

Amir mengaku tidak akan mempersoalkan hasil survei dan tetap akan menjalankan tugas sebagai menteri. Ia pun tidak menganggap hasil LSI sebagai ukuran kinerja kementeriannya.

"Itu bagi saya sendiri ya, saya lebih baik bicara masalah saya sendiri," imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan Menteri Agama Suryadharma Ali.  "Tergantung dari kemampuan menteri dalam me-manage. Kalau dari mentrei dari parpol saya yakin bisa memanage karena biasa memanage organisasi di seluruh Indonesia," kata Suryadharma.

Ketua Umum PPP itu mengatakan dalam sebuah organisasi terdapat pembagian tugas dan wewenanga. Sehingga segala permasalahan tidak selalu harus dilaksanakan oleh Ketua Umum.

"Ketum itu bisa melakukan kontrol saja, monitoring. Yang saya rasakan pada saat ini ya saya bekerja melampaui jam dan tempatnya. Artinya di rumah saya bisa bekerja. Bagi waktu kan sudah biasa. Biasa kita," imbuhnya.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
2 KOMENTAR
1385251 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Alia Rumadi-Jumat, 1 Februari 2013 Laporkan
    memang setiap tindakan dan hal yang dilakukan pasti ada penilaian2 tertentu yang positif dan negatif. tapi sebaiknya biarkan saja penilaian itu tidak usah dihiraukan yang penting tetap bekerja sebaik mungkin saja
  • Yefta Hidayat-Kamis, 31 Januari 2013 Laporkan
    Bukan penilaiannya yang penting, apalagi survei LSI. Yang penting itu kinerja nyatanya, para menteri harus tetep fokus meningkatkan kinerja sesuai apa yang diarahkan presiden SBY.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas