• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribunnews.com

Pengacara Klaim Ahmad Fathonah Bukan Orang Dekat Luthfi

Kamis, 31 Januari 2013 17:04 WIB
Pengacara Klaim Ahmad Fathonah Bukan Orang Dekat Luthfi
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq dibawa ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013) dini hari. Luthfi diperiksa KPK terkait dugaan korupsi proyek impor daging sapi. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ahmad Fathonah, lelaki yang tertangkap tangan bersama mahasiswi bernama Maharani, oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi di sebuah kamar Hotel Le Meredien pada Selasa kemarin, bukan lah staf atau orang dekat Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.

"Ahmad Fathonah adalah pengusaha. Dia salah satu pengusaha pengimpor daging. Jadi bukan sekretaris ataupun teman dari Pak LHI," ujar pengacara Luthfi, Zainuddin Paru, usai menjenguk kliennya diperiksa penyidik KPK, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Dalam operasi tangkap tangan, penyidik KPK menyita uang Rp 1 miliar di jok belakang mobil Ahmad yang diparkir di basement hotel. Uang itu diduga dari PT Indoguna Utama, sebagai fee untuk Luthfi. Saat dihitung hanya berjumlah Rp 990 juta, dan Rp 10 juta ada di tas Maharani.

Ketika ditanya lebih jauh hubungan Ahmad dan Luthfi, Zainuddin mengaku tak tahu secara detail. Namun, berdasarkan keterangan yang didapat kliennya, Luthfi hanya menjelaskan jika Ahmad adalah salah seorang yang merupakan bagian dari perusahaan impor daging.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto enggan membeberkan hubungan Ahmad dan Luthfi terkait dugaan suap terkait impor daging sapi. Namun ia memastikan pihaknya memiliki korelasi kuat keduanya dalam kasus ini, dan pada saatnya akan diungkap.

"Nanti kisa bisa membuktikan sejauh mana pola hubungan, komunikasi, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan itu. Soal orang dekatnya atau tidak, saya belum tahu," tegas Bambang sambil menambahkan, untuk saat ini pihaknya lebih fokus pada dugaan suap berbentuk uang.

Penulis: Yogi Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1389572 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas