• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribunnews.com

Teman Kencan Asisten Luthfi Hasan adalah Mahasiswi Angkatan 2012

Kamis, 31 Januari 2013 17:01 WIB
Teman Kencan Asisten Luthfi Hasan adalah Mahasiswi Angkatan 2012
TEMPO/Seto Wardhana
Maharani, mahasiswi yang ikut tertangkap dalam operasi Tangkap Tangan KPK, usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, (31/1).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Teka-teki siapa gadis cantik bertubuh seksi yang ditangkap KPK bersama dengan Ahmad Fathanah, asisten Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq terjawab. Gadis tersebut bernama lengkap Maharani Suciono berusia 19 tahun.

Penelusuran Tribunnews.com, Maharani atau Rani adalah mahasiswi semester II di  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di salah satu perguruan tinggi swasta di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Benar, dia mahasiswa di sini, angkatan 2012," ujar salah seorang mahasiswa yang ditemui di kampus tersebut. Maharani dipulangkan KPK pada Kamis pagi sekitar pukul 03.00 WIB. Dari penelusuran Tribunnews.com, Maharani tinggal di kawasan Batuampar, Condet, Jakarta Timur.

Maharani ditangkap bersama Fathanah di sebuah kamar di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat. Saat ditangkap, Rani pangilan akrabnya dan Fathanah berpakaian tidak lengkap.

"Petugas menemukan Rp 10 juta dari tas milik M. Uang tersebut disita KPK," jelas juru bicara KPK Johan  Budi SP.

Selasa (29/1/2013) siang, awalnya KPK yang mendapati informasi akan terjadi penyerahan uang, mengikuti Fathanah yang meluncur ke kantor PT Indoguna Utama di Jl Taruna No 8 Pondok Bambu. Pengintaian KPK positif. Di perusahaan yang bergerak penyuplai daging ke hotel tersebut, Fathanah menerima uang Rp 1 miliar dari Dirut PT Indoguna, Juard Effendi yang ditemani adiknya, Arby Effendi.

Begitu menerima uang Rp 1 miliar, Fathanah meluncur ke Hotel Le Meridien. Sekitar Magrib, Fathanah masuk ke sebuah kamar. Tim KPK pun terus menguntit. Sebagian penyidik menunggu di luar kamar. Sebagian lagi menunggu di loby Hotel Le Meridien.

KPK sebelumnya mendapat informasi, Fathanah akan menyerahkan uang tersebut ke seseorang. Namun ditunggu hingga pukul 20.20 WIB, orang yang ditunggu tidak datang.

Dengan meminta bantuan petugas Hotel, KPK masuk ke kamar tersebut. "Saat kamar dibuka, Rani dan Fathanah kaget," ujar sumber Tribunnews.com.

Namun Jubir KPK Johan Budi SP menyebutkan bahwa Rani dan Fathanah ditangkap di lobi hotel saat mereka keluar dari lift.

KPK pun mengeledah Fathanah dan Rani. Uang suap sebesar Rp 1 miliar ditemukan di dalam bungkus plastik warna hitam yang tersimpan di bagasi mobil. Sedangkan dari tas Rani, ditemukan Rp 10 juta yang berasal dari pemberian Fathanah. Diduga, uang tersebut imbalan Rani menemani Fathanah.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Yulis Sulistyawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1389562 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas