• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribunnews.com

Hanya Fokus Berantas Narkoba Tenar, BNN Bersyukur dari Kasus Raffi

Jumat, 1 Februari 2013 15:10 WIB
Hanya Fokus Berantas Narkoba Tenar, BNN Bersyukur dari Kasus Raffi
TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA
Barang bukti dua linting ganja siap hisap dan beberapa butir pil MDMA sejenis ekstasi diperlihatkan kepada para wartawan oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) saat konferensi pers di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (27/1/2013) malam. Petugas berhasil menggiring 17 pelaku dari TKP yaitu di kediaman artis Raffi Ahmad di kawasan Lebak Bulus dan sementara menyatakan 5 orang di antaranya positif menggunakan narkoba. (Tribun Jakarta/Jeprima)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Zat cathinone yang terdapat dalam narkoba yang dikonsumsi artis Raffi Ahmad berasal dari tumbuhan chat yang biasa tumbuh di daratan Afrika dan Timur Tengah.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Benny Jozua Mamoto Badan Narkotika Nasional (BNN), mengaku tak kecolongan karena banyak yang menemukan tumbuhan bahan baku narkoba itu juga tumbuh subur di Indonesia.

"Kami mulai menerima masukan, pertanyaan dari Polda saat mereka menemukan pil, kapsul, yang sejenis. Termasuk tanaman yang mengandung zat cathinone," kata Benny kepada wartawan di Kantornya Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (1/2/2013).

Benny mengungkapkan bahwa ternyata tanaman sejenis banyak ditemukan di kawasan Puncak Bogor. Saat ini pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan soal bahaya penyebaran narkotika golongan I tersebut.

"Penyebaran barang ini sudah cukup meluas. Selama ini penyidik hanya fokus pada heroin, sabu, ekstasi dan ganja. Untuk mewaspadai tanaman ini. Jika ada di luar yang menanam, akan kami musnahkan. Karena dikhawatirkan penyebarannya akan meluas seperti ganja," jelas Benny.

Diketahui hampir di setiap pekarangan rumah warga di kawasan Puncak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat tanaman tersebut bisa dengan mudah ditemui. Sebagian warga sengaja menanam pohon tersebut untuk dijual kepada turis asal Timur Tengah sebagai obat tahan kantuk dan meningkatkan stamina.

Pohon chatinone atau dalam bahasa Indonesia disebut Katinona merupakan jenis pohon untuk bahan baku narkoba. Beberapa warga puncak, warga sengaja menanam Katinona untuk menambah penghasilan.

Di kawasan wisata puncak, pohon tersebut dikenal dengan nama pohon Ghat. Tidak ada yang mengetahui secara pasti, kapan pohon tersebut mulai tumbuh di kawasan puncak. Namun sejumlah warga menduga pohon tersebut dibawa oleh turis turis Timur Tengah yang bermukim di kawasan puncak Bogor.

Sejak merebaknya kasus Raffi, warga di sekitar kawasan Puncak mengaku resah. Mereka berharap pemerintah segera memberikan kepastian terhadap pohon tersebut, karena selama ini warga tidak mengetahui bahwa pohon tersebut mengandung jenis narkoba.

"Melalui pengungkapan ini ada hikmahnya. Karena kalau tidak kami hanya fokus pad lima jenis yang beredar itu," tuturnya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1393302 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas