• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Ketua DPP PKS: Stop Pelesetkan Kepanjangan Partai Kami!

Minggu, 3 Februari 2013 13:58 WIB

Ketua DPP PKS: Stop Pelesetkan Kepanjangan Partai Kami!
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Presiden baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M Anis Matta berbincang dengan Ketua Dewan Syuro, KH Hilmi Aminuddin (kanan), dan kader PKS saat menggelar konferensi pers pengangkatan Presiden Baru PKS, di Kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat (1/2/2013). Mantan Sekjen PKS Anis Matta diangkat menjadi Presiden PKS, setelah Presiden terdahulu, Luthfi Hasan Ishaaq ditahan KPK karena diduga terlibat korupsi. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Setelah Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan sebagai tersangka, di berbagai situs jejaring sosial bermunculan gurauan  kepanjangan baru dari PKS versi plesetan.

Ini rupanya bikin marah banyak petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), salah satunya Ketua DPP PKS Sohibul Iman. Sohibul meminta agar masyarakat tidak mengolok-olok PKS dengan membuat kepanjangan-kepanjangan baru.

"Kami berharap, walaupun itu hak publik, kepanjangan PKS dibuat macam-macam, termasuk oleh moderator. Janganlah kami diperolok-olok seperti itu," ujar Sohibul, Sabtu (2/2/2013), dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta.

Sejak mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dijadikan tersangka kasus dugaan suap impor daging sapi, nama PKS sempat dipelesetkan menjadi Partai Korupsi Sapi. Papan di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKS Kecamatan Genuk, Semarang, Jawa Tengah, bahkan dicoret oleh orang tidak dikenal dengan cat warna merah bertuliskan "SAPI".

Menurut Sohibul, saat ini partainya tengah membangun sistem politik yang lebih baik. Persoalan korupsi, lanjutnya, tidak hanya menjadi pekerjaan rumah bagi PKS, tetapi juga semua masyarakat Indonesia.

PKS, kata dia, sudah berusaha memperbaiki sistem politik di Indonesia yang berbiaya tinggi dengan mengusulkan agar daftar calon anggota legislatif dibuat dengan sistem terutup yang tidak menampilkan urutan caleg. Hal ini akan menghemat banyak biaya kampanye. Namun, diakui Sohibul, saran itu akhirnya kandas karena partai lain tidak setuju.

"Menurut kami, sistem pemilu yang baik kalau kaderisasinya berjalan dengan baik. Kalau sistem pemilu tidak disertai kaderisasi yang baik, maka akan ada kader jenggot yang hanya mendekati pusat kekuasaan untuk mendapat nomor urut teratas," kata Sohibul. (Sabrina Asril)

Baca Berita Menarik Sebelumnya

Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Kompas.com
16 KOMENTAR
1399151 articles 0 0
Default
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Indri Aryanti
    Indri Aryanti-Kamis, 7 Februari 2013 Laporkan
    hoaaaaahem.. BIAR BUBAR SEKALIAN.. TAK BORONG PELESETANNYA :
    PARTAI KORUPSI SAPI,
    PA'USTADZ KAYARAYA karena korupsi SAPI,
    PERKUMPULAN KORUPTOR SEJATI,
    PARTAI KANDANG SAPI,
    PELACURMUDA KORUPTOR DAN SAPI,
    PAHA KELAMIN SUSU,
    cape mbelani orang yang su
  • sirius bintang
    sirius bintang-Kamis, 7 Februari 2013 Laporkan
    salut sama PKS. ketika partai2 lain "berantem" saat pemilihan ketua partai, tp tdk demikian di tubuh PKS. salut jg dg pengunduran diri ust. LHI, walaupun blm tentu beliau bersalah tp beliau dgn lapang dada mengundurkan diri. salut jg dgn ust. Anis Matta.
  • Nodicks Sarsapalila
    Nodicks Sarsapalila-Selasa, 5 Februari 2013 Laporkan
    @Robin.Muzaffar yach tipikal mereka udah kena brain washing. jadi logika dah gak jalan!! inilah cinta yg membabi-buta.
  • Robin Muzaffar
    Robin Muzaffar-Selasa, 5 Februari 2013 Laporkan
    wah banyak penggemar PKS nih
    Memamng kita kalau berbicara harus yang baik-baik
    tapi td ada yang nulis kalo itu fitnah
    padahal pak Ahmad Fatonah (mudah mudahan ejaan namanya benar) ketangkap tangan dengan duitnya dan bersama Cewek yg bukan muhrimnya di kam
  • Gobel Sadong
    Gobel Sadong-Selasa, 5 Februari 2013 Laporkan
    biarkan setan2 dan anjing2 menggonggong menghujat pks...aku cinta pks...I LOVE YOU PKS......emmmmm achhhhh achhhhhhhhh
  • sirius bintang
    sirius bintang-Selasa, 5 Februari 2013 Laporkan
    suatu komentar itu mencerminkan akhlak orang yg berkomentar. jk mereka berkomentar kotor ya itu mencerminkan akhlak mereka yg kotor. dengan begitu, mereka hanya menunjukkan betapa kotornya diri mereka.
  • tai kucing pejabat
    tai kucing pejabat-Senin, 4 Februari 2013 Laporkan
    Gax mikir kalian anjing2 negara
  • Stop ejakulasi
    Stop ejakulasi-Minggu, 3 Februari 2013 Laporkan
    Stop jangan plesetkan, !! PKS tu Partai Keraksukan Sex-suapi. Wkwkwk
  • Yoedi Hartadi
    Yoedi Hartadi-Minggu, 3 Februari 2013 Laporkan
    wkwkwkwkwk ... istilah yg digunakan ketua dpp pks untuk caleg "penjilat" lucu bngt; dia blng "kader jenggot". Kader jenggot lbh pas utk Kader PKS ????
  • Asbun
    Asbun-Minggu, 3 Februari 2013 Laporkan
    Biarkan z korupsi semaunya toh uangnya jg bkal habis bwt ngobatin stroke. Duit haram jika dimakan akan sakit seumur hidup. Wkwkwk..
  • hanyfa
    hanyfa-Minggu, 3 Februari 2013 Laporkan
    bukankah bangsa indonesia adlah bangsa yg beradab? maka buktikan dengan santun dalam berbicara,.
    g perlu mengolok2 atau mleset2in nama seseorang atau sekelompok orang lah, diri kita sndiri jg psti g suka dihina walaupun kita salah,.
    bersyukur orang2 pks n
  • abu asiyah
    abu asiyah-Minggu, 3 Februari 2013 Laporkan
    yg mulai ngajak perang kan PKS. Harusnya minta maap dgn tuduhan zionis dan konspirasi. Ga berlaga lugu apalagi minta dikasihani. Ngaca donk!
  • Dadung Awuk
    Dadung Awuk-Minggu, 3 Februari 2013 Laporkan
    PKS : Penampilan Kyai kelakuan Syaiton
  • cfirdaus
    cfirdaus-Minggu, 3 Februari 2013 Laporkan
    Semenjak Pilkada Jakarta saya sudah
    muak dengan PKS. Tidak konsisten,
    hanya mengejar kekuasaan tanpa
    peduli komitmen Pilkada putaran
    pertama.
  • William Marthom
    William Marthom-Minggu, 3 Februari 2013 Laporkan
    Kalau Pemilu Legislaif dilaksanakan dengan konsep yang ditawarkan oleh PKS apa ngak malah melahirkan anggota parlemen (DPR) yang justru semakin bobrok dan tidak berkwalitas?

    "Karena jika Pemilu Legislatif dilakukan dengan cara tertutup ala PKS (tidak men
  • noni
    noni-Minggu, 3 Februari 2013 Laporkan
    PKS,partai kambing dan sapi,,,

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas