Presiden PKS Terlibat Suap

Rumah Luthfi-Rani Satu RT

RUMAH mewah tampak sunyi di sudut kompleks perumahan khusus, cluster di wilayah RT 03 RW 09 Batu Ampar, Jakarta Timur.

Rumah Luthfi-Rani Satu RT
TRIBUNNEWS/Abdul Qodir
Tampak depan rumah milik mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq, di komplek perumahan petinggi PKS di kawasan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (2/2/2013). Tribunnews.com/Abdul Qodir

Ada jalan berkerikil cukup untuk satu mobil, satu-satunya akses menuju rumah si penjual tanah, Tanu Margono. Jalan itu juga, jalan tembus bagian belakang komplek perumahan petinggi PKS.

Seorang penjaga rumah Tanu yang enggan disebut namanya mengatakan, Luthfi kerap bolak-balik saat komplek perumahan petinggi PKS dibangun tahun lalu. "Setelah ada kasus ini dan ditangkap orang PKS yang namanya Pak Luthfi di TV, saya baru tahu itu orang yang dulu suka ke sini," tuturnya.

"Setelah itu saya belum pernah lihat Pak Luthfi lagi," katanya. Dari rumah Tanu tampak jelas rumah Luthfi. Satu unit mobil sedan silver terparkir di halaman rumah itu. Tampak pula sejumlah pakaian dan lemari di balik kaca jendela lantai dua rumah itu.

"Saya nggak tahu, sertifikat jual belinya sudah selesai apa belum. Tapi, kata Pak Tanu, rumahnya yang ini (yang ditempati) juga mau dijual lagi. Mungkin ke komplek PKS ini juga," kata penjaga rumah Tanu.

Pernahkah petinggi PKS mampir ke rumah Rani? Warga setempat tak tahu. "Lagipula mana kita tahu, karena Rani juga suka diantar ke rumahnya ini ganti-ganti mobil," kata Nanang, tukang ojek yang biasa mangkal di depan rumah Rani.

"Orang-orang yang tinggal di komplek PKS itu nggak pernah nongol, apalagi berbaur sama warga. Paling suka ada mobil yang keluar-masuk, kalau pagi banget dan malam," kata Yanto, warga lainnya.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Ade Mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help