• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribunnews.com

KPK: Status Anas Urbaningrum Masih Saksi

Selasa, 5 Februari 2013 16:26 WIB
KPK: Status Anas Urbaningrum Masih Saksi
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Ketua Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum memberikan sambutan saat membuka acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) PD, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2012). Silatnas tersebut merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-11 PD. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan jika proses hukum terkait kasus dugaan korupsi Hambalang masih berjalan. Hingga saat ini, lanjut dia belum ada penambahan tersangka. Termasuk status Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum masih sebagai saksi.

"Anas Urbaningrum sampai hari ini statusnya masih saksi di Hambalang," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi di kantornya, Jakarta, Selasa (5/2/2013).

Kendati demikian, pada perkara Hambalang, diungkapkan Johan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dugaan suap dalam proses pengadaan sarana dan prasarana Hambalang.

"Selain itu, KPK juga terus mengembangkan penyidikan soal penyalahgunaan wewenang pada kasus Hambalang," kata Johan.

KPK sambung Johan, dalam menyelesaikan suatu kasus hukum tetap mengacu kepada bukti, bukan tekanan oleh siapapun. Karena itu, Johan mengimbau agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), agar tidak mengintervensi KPK dan membawa proses hukum ke ranah politik.

Sebelumnnya, dari negeri seberang, Jeddah, Arab Saudi, SBY mendesak KPK untuk memeriksa dan menjelaskan keterlibatan Anas Urbaningrum dalam perkara korupsi. Desakan itu keluar setelah popularitas Demokrat merosot menjadi 8 persen berdasarkan survei Saiful Mujani Research Center.

Demokrat sendiri memang seperti tidak kunjung reda dirundung perkara korupsi. Di mulai dari kasus suap Wisma Atlet yang menjungkalkan Muhammad Nazaruddin dari kursi Bendahara Umum partai, kader lainnya, Angelina Sondah lalu menyusul dalam perkara penerimaan suap pembahasan anggaran proyek di Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Lalu menyeret mantan Menpora sekaligus kader PD, Andi Alfian Mallarangeng dalam kasus korupsi proyek pembangunan sport center Hambalang, Jawa Barat. Sementara itu, Ketua umumnya, Anas Urbaningrum sendiri kerap disebut-sebut terlibat korupsi pada kasus Hambalang tersebut.

Klik:


Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
2 KOMENTAR
1407611 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Loket Listrik-Rabu, 6 Februari 2013 Laporkan
    lebay lo KPK... tersangka sekaligus kenapa, kayak ke LHI, takut sama SBY kali
  • dania -Selasa, 5 Februari 2013 Laporkan
    Penjelasan dari Johan Budi ini harus juga dipahami oleh seluruh masyarakat. Kalau semua prosesnya membutuhkan waktu, sekalipun itu masalah Anas Urbaningrum. Dengan statement dari Johan ini bisa dilihat bahwa "menggantungnya" status Anas, sama sekali bukan
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas