• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 22 Agustus 2014
Tribunnews.com

Ganti Tembakau dengan Tanaman Obat

Kamis, 7 Februari 2013 20:44 WIB
Ganti Tembakau dengan Tanaman Obat
Tribun Medan/DEDY SINUHAJI
Sejumlah pekerja sedang melakukan proses pengeringan tembakau Deli di dalam bangsal gudang permentasi kebuh helvetia PTPN 2 di Jalan Raya Kelambir 5, Deliserdang, Sumut, Senin (21/5/2012). Tahun 2011 lalu, nilai tawar ekspor tembakau Deli menembus angka 65 Euro per kilogramnya, dan diekspor ke sejumlah negara yang ada di Eropa untuk dijadikan cerutu. Tembakau Deli merupakan tembakau dengan kualitas terbaik di dunia. (Tribun Medan/Dedy Sinuhaji)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Seiring pemberlakuan PP No 109 Tahun 2012, pemerintah perlu memberikan alternatif kepada petani tembakau dengan menawarkan tanaman lain yang lebih produktif dan memberikan hasil yang baik.

"Dengan demikian masyarakat khususnya petani tembakau secara sukarela akan beralih ke tanaman lain yang menguntungkan itu," tutur Ketua Kaukus Kesehatan DPR RI Sumarjati Arjoso dalam seminar dam sosialisasi PP No 109 Tahun 2012 tentang Tembakau di Ruang GBHN Nusantara V, Jakarta, Kamis (7/1/2013).

Ia meminta PP harus segera dijabarkan dalam hal-hal yang lebih teknis operasional agar masyarakat lebih memahami manfaat hidup tanpa asap rokok.

"Pro kontra terhadap PP harus menjadi pemacu dan pemicu untuk mempercepat sosialisasi yang kemudian diikuti dengan penyuluhan setiap penduduk. Peraturan ini dibuat bukan untuk menyengsarakan rakyat namun sebaliknya demi kemaslahatan umat," tuturnya.

Menteri Kesehatan,  Nafsiah Mboi menyatakan, menegaskan pihaknya tidak pernah melarang menanam tembakau. Meski demikian, Kementerian Kesehatan mendorong masyarakat untuk menanam tanaman lainnya.

"Kita juga menyosialisasikan pentingnya menganti  tembakau dengan tanaman obat-obatan yang lebih hasilnya lebih menguntungkan dibandingkan tembakau," katanya. (Eko Sutriyanto)

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Anita K Wardhani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1416872 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas