• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribunnews.com

Anis Matta: Saya Mencium Aroma Kemenangan di Pemilu 2014

Jumat, 8 Februari 2013 00:53 WIB
Anis Matta: Saya Mencium Aroma Kemenangan di Pemilu 2014
TRIBUN JOGJA/HENDY KURNIAWAN
Presiden PKS Anis Matta diapit Ketua DPW PKS DIY Sukamta, Bendahara DPP PKS Mahfud Abdul Rahman (kiri), Sekjen PKS M Taufik Ridho, dan Cahyadi Takaryawan (kanan), saat jumpa pers di Rumah Makan Ny Suharti Yogyakarta, Kamis (7/2/2013).

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhamad Anis Matta mencium aroma kemenangan pada Pemilu 2014.

Meski, saat ini partai politik (parpol) yang dipimpinnya sedang menjadi sorotan, pasca-penetapan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka kasus suap daging sapi impor.

"Saya mencium aroma kemenangan. Kami yakin akan mampu melewati critical moment, maksimal sampai April mendatang. Setelah itu, PKS akan take off," ujarnya saat menggelar roadshow konsolidasi akbar di Yogyakarta, Kamis (7/2/2013) malam.

Kasus yang membelit internal partai, lanjutnya, dipercaya menjadi pelecut dalam memperbaiki tataran elite maupun kader partai. Roadshow yang diikuti 70 pimpinan dan anggota Dewan Pimpinan Pusat, bertujuan mengumpulkan energi dalam melakukan perubahan besar ke depan.

"Masih ada 15 bulan sebelum Pemilu 2014. Saya pikir, waktu ini cukup untuk terus membangun konsolidasi di tingkat kader," papar Anis optimistis.

Keseriusan dalam membangun soliditas partai pun ditunjukkan Anis dengan mundur dari jabatan Wakil Ketua DPR, untuk kemudian fokus mengurus partai yang saat ini tengah limbung diterpa kasus suap dalam proyek pengadaan daging sapi impor.

Anis mengibaratkan, kondisi PKS saat ini seperti logo perusahaan apparel Nike. Di mana titik terendah sedang dijalani untuk melesat melebihi titik awal bertolak. Sedangkan untuk masalah hukum sudah diserahkan kepada tim profesional agar segera diselesaikan.

"Kami serahkan saja proses hukumnya, tidak ada masalah. Sekarang kami akan jalan terus dengan agenda-agenda yang ada. Kami pun relatif tidak punya waktu untuk bereaksi terhadap tudingan orang luar," tegas Anis.

Ketua DPW PKS DIY Sukamta menjelaskan, acara ini merupakan agenda akbar PKS DIY untuk mengoordinasi dan mengonsolidasi seluruh kader dan simpatisan PKS DIY. Menyongsong Pemilu 2014, PKS memang sedang giat membangun kekokohan dan kesolidan kader akar rumput.

"Ke depan kerja-kerja besar akan banyak menyita waktu, tenaga, dan seluruh sumber daya. Konsolidasi ini dalam upaya menghimpun semangat untuk siap bekerja penuh memenangkan Pemilu 2014  yang sudah di depan mata," terang Sukamta.

Kunjungan Anis Matta sebagai presiden baru PKS pasca-mundurnya Luthfi Hasan Ishaaq, tambahnya, sekaligus merupakan penguatan internal PKS atas guncangan tuduhan kasus suap baru-baru ini.  

"Kami optimistis bisa meraih tiga besar pada pemilu nanti," cetus Sukamta.

Hari ini, Jumat (8/2/2013), konsolidasi kader akan dilakukan di Gedung Graha Wana Bhakti Yasa, Yogyakarta. Pada acara ini, Anis Matta akan menyampaikan orasi politiknya di hadapan kader dan simpatisan. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jogja
4 KOMENTAR
1417352 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Dhayu Aji-Selasa, 19 Maret 2013 Laporkan
    Anis Matta sebaiknya tidak mengukur PKS dengan pilkada Jawa Barat Dan Sumatera Utara, masih ada sekian puluh provinsi yang rata-rata memandang PKS tidak lebih dari partai yang lain terkait kasus yang menimpa Luthfi Hasan Ishaq. Kasus tersebut telah menjad
  • nabil-Jumat, 8 Februari 2013 Laporkan
    sukarno muda telah muncul....semangat P Anis matta, 1 batu sandungan tdk harus membuat anda limbung, justru itu titik tolak lompatan yg sesungguhnya.....faktax dukungan terus mengalir dari berbagai daerah, karena mereka membaca dgn hati mereka,.....dan ke
  • Lufti lukman-Jumat, 8 Februari 2013 Laporkan
    Mimpi kale.... kemenangan dr hongkong.
    emang rakyat bisa dikadalin. Hidup PDIP.
    Jokowi-Puan Maharani pilihan rakyat.
  • Bambang Subekti-Jumat, 8 Februari 2013 Laporkan
    Bung Anis Matta menurut saya sudah waktunya untuk menjadi motivator bangsa ini (Indonesia), dengan kelebihannya yang luar biasa dalam memotivasi, sangat diperlukan untuk Indonesia saat ini. Bangsa kita ini bangsa yang besar, bangsa yang memiliki SDA dan S
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas