Kamis, 5 Maret 2015
Tribunnews.com

Anis Matta: Saya Mencium Aroma Kemenangan di Pemilu 2014

Jumat, 8 Februari 2013 00:53 WIB

Anis Matta: Saya Mencium Aroma Kemenangan di Pemilu 2014
TRIBUN JOGJA/HENDY KURNIAWAN
Presiden PKS Anis Matta diapit Ketua DPW PKS DIY Sukamta, Bendahara DPP PKS Mahfud Abdul Rahman (kiri), Sekjen PKS M Taufik Ridho, dan Cahyadi Takaryawan (kanan), saat jumpa pers di Rumah Makan Ny Suharti Yogyakarta, Kamis (7/2/2013).

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhamad Anis Matta mencium aroma kemenangan pada Pemilu 2014.

Meski, saat ini partai politik (parpol) yang dipimpinnya sedang menjadi sorotan, pasca-penetapan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka kasus suap daging sapi impor.

"Saya mencium aroma kemenangan. Kami yakin akan mampu melewati critical moment, maksimal sampai April mendatang. Setelah itu, PKS akan take off," ujarnya saat menggelar roadshow konsolidasi akbar di Yogyakarta, Kamis (7/2/2013) malam.

Kasus yang membelit internal partai, lanjutnya, dipercaya menjadi pelecut dalam memperbaiki tataran elite maupun kader partai. Roadshow yang diikuti 70 pimpinan dan anggota Dewan Pimpinan Pusat, bertujuan mengumpulkan energi dalam melakukan perubahan besar ke depan.

"Masih ada 15 bulan sebelum Pemilu 2014. Saya pikir, waktu ini cukup untuk terus membangun konsolidasi di tingkat kader," papar Anis optimistis.

Keseriusan dalam membangun soliditas partai pun ditunjukkan Anis dengan mundur dari jabatan Wakil Ketua DPR, untuk kemudian fokus mengurus partai yang saat ini tengah limbung diterpa kasus suap dalam proyek pengadaan daging sapi impor.

Anis mengibaratkan, kondisi PKS saat ini seperti logo perusahaan apparel Nike. Di mana titik terendah sedang dijalani untuk melesat melebihi titik awal bertolak. Sedangkan untuk masalah hukum sudah diserahkan kepada tim profesional agar segera diselesaikan.

Halaman12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas