• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Tribunnews.com

Balai POM Gerebek Gudang Jamu Ilegal di Ponorogo

Jumat, 8 Februari 2013 13:21 WIB
Balai POM Gerebek Gudang Jamu Ilegal di Ponorogo
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Pemusnahan Narkoba dan jamu ilegal Rp 24 miliar lebih di Lampung Selatan, Jumat (29/4/2011)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Petugas Pusat Penyidikan Obat dan Makanan dan Direktorat Inspeksi dan Sertifikasi Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen serta Balai Besar POM di Surabaya mengerebek gudang  karena memproduksi dan mengedarkan obat tradisional, Selasa (5/2/2013).

Menggunakan sarana ilegal dalam jumlah besar, gudang yang berada di Jalan Eyang Mangundirji, Desa Karang Lo, Sukorejo Ponorogo Jawa Timur menjual produk obat tradisional yang telah dilarang peredarannya dan masuk dalam public warning BPOM karena mengandung bahan kimia.

Produk itu tidak mencantumkan nomor izin edar dan mencantumkan nomor edar fiktif. Nama obat itu adalah Jamu Ramuan Jawa Aseli Pegel Linu Neo Herbal Akar Dewa Rasa Manis dan Pahit, Jamu Jawa Asli Encok Linu Cap Widoro Putih dan Jamu Cap Akar Dewa dengan jumlah produk sekitar 283.760 botol senilai Rp 1,768 miliar.

BPOM menjerat produsen melanggar pasal 197 UU Kesehatan No 36 Tahun 2009 dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dra Lucky Oemar Said MSc menyatakan, apa yang dilakukan petugasnya wujud tindaklanjut publik warning  yang meminta Badan POM maupun Balai POM di seluruh Indonesia monitor dan menelusuri setra peredaran obat tradisional ilegal.

"Masyarakat juga harus bijak dalam memilih obat tradisional untuk dikonsumsi serta melaporkan jika menduga ada produksi dan peredaran obat tradisional ilegal ke BPOM RI ataupun Balai besar ataupun Balai POM," katanya di BPOM, Jumat (8/2/2012). (Eko Sutriyanto)

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1418871 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas