• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribunnews.com

Polri Kirimkan Anggota Terbaik Jabat Direktur Penyidikan KPK

Jumat, 8 Februari 2013 16:43 WIB
Polri Kirimkan Anggota Terbaik Jabat Direktur Penyidikan KPK
TRIBUN
Kapolri Jenderal Poliisi Timur Pradopo

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo menegaskan institusinya akan tetap mengirimkan orang terbaiknnya untuk mengisi jabatan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Dikatakan Timur, Polri tidak pernah merasa kapok meskipun pernah beberapa kali KPK tidak menerima nama-nama yang dikirimkan institusi tribata tersebut.

"Kita ini kan prinsip bahwa penegakan hukum (harus berjalan), apalagi di bidang korupsi kan, harus sinergi. Artinya kita menghormati siapa yang menentukan, memilih, dan sebagainya," ungkap Timur di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2013).

Timur menyatakan, Polri senantiasa mendukung KPK untuk menempatkan penyidik-penyidik terbaik mereka di institusi tersebut.

"Tentunya kita mendukung kemudian kita kasih persoenl terbaik. Lulus nggaknya kita serahkan (kepada KPK)," ujarnya.

Kekosongan jabatan Direktur Penyidikan KPK dimulai saat Polri mengirim tiga nama perwira menengahnya, di antaranya Yurod Saleh dan Nur Ali (sekarang Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri berpangkat Brigadir Jendral Polisi) pada Februari 2011.

Kemudian saat itu Yurod diterima KPK dan menjadi Direktur penyidikan KPK pada Mei 2011. Entah apa alasannya kemudian KPK mengembalikan Brigjen Pol Yurod Saleh ke institusinya Pada 24 Februari 2012.

Untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Brigjen Pol Yurod, kemudian Mabes Polri mengirimkan empat perwiranya, namun semuanya ditolak KPK sampai akhirnya Direktur Penyidikan KPK diisi pejabat sementara dari kejaksaan Wari Sadono yang merangkap jabatan sebagai Deputi Penindakan KPK.

Kemudian Polri pun mengajukan empat perwiranya kepada KPK pada Maret 2012. Pada kesempatan yang hampir berdekatan, Polri mengirimkan 10 nama untuk diseleksi KPK guna mengisi jabatan Deputi Penindakan KPK yang memiliki pangkat Brigadir Jendral, tetapi KPK tidak menerima ke 10 perwira tinggi polisi tersebut.

Padahal Polri mengklaim bahwa orang-orang yang dikirimkannya merupakan perwira-perwira terbaik Polri.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1419671 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas