• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Terkait Sikap SBY, Ini Komentar Yusril di Akun Twitternya

Minggu, 10 Februari 2013 10:23 WIB
Terkait Sikap SBY, Ini Komentar Yusril di Akun Twitternya
TRIBUNNEWS.COM/ERI KOMAR SINAGA
Yusril Ihza Mahendra

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra pun angkat suara, terkait keputusan Presiden SBY yang ingin menyelamatkan partai demokrat. Meskipun itu tidak ingin berkomentar mengenai masalah yang menimpa Demokrat, namun ia menyampaikan tausiyah kepada SBY selaku presiden melalui akun twitternya.  "Tanggung jawab beliau sebagai Presiden sangat menentukan bagi kelangsungan hidup kita sebagai bangsa dan negara," kata Yusril.

Sementara, kata Yusril, masih banyak agenda pemerintahan yang perlu dilaksanakan, mengingat masa jabatan Pak SBY akan berakhir Oktober 2014

Selain itu, lanjutnya, banyak masalah-masalah nyata yang dihadapi rakyat, bangsa dan negara yang memerlukan penanganan segera dan tidak bisa ditunda.

"Presiden sudah perintahkan para menteri  jangan sibuk urusi partai jelang 2014. Perintah ini kontradiktif. Pak SBY sendiri sibuk urusi partai," ujar Yusril.

Ia mengatakan tanggungjawab seseorang kepada negara seharusnya rela mengorbankan partai. "Presiden harus serius dengan hal ini," imbuhnya.

Yusril mengingatkan bahwa saat ini sejumlah suara menyerukan SBY sudah tidak efektif menjalankan tugasnya sebagai presiden, karena fokus mengurusi partai.

Ia pun berharap SBY menggunakan waktu yang tersisa ini untuk selesaikan agenda-agenda penyelamatan bangsa dan negara secara efektif.

"Saya mendoakan agar Pak SBY dapat mengakhiri tugasnya, Oktober 2014 dengan "khusnul khatimah", agar meninggalkan yang baik bagi bangsa dan negara.  Mohon maaf dengan tausiyah saya ini. Saya sampaikan dengan niat dan iktikad yang baik, untuk kebaikan bersama," ungkapnya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
1 KOMENTAR
1424441 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas