• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribunnews.com

Paus Benedictus XVI Mundur, KWI Tunggu Kabar Resmi Vatican Besok Siang

Senin, 11 Februari 2013 19:59 WIB
Paus Benedictus XVI Mundur, KWI Tunggu Kabar Resmi Vatican Besok Siang
AFP/VINCENZO PINTO
Pope Benedict XVI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Umat Katolik Indonesia akan menunggu pengumuman resmi dari Vatican terkait pengunduran diri Paus Benedictus XVI.

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Agama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia Romo Benny Susetyo karena kabar yang beredar saat ini belum dari Vatican.

"KWI belum ada kepastian sampai besok siang waktu setempat. Sampai sekarang berita resminya baru kita ketahui besok. Akan diumumkan oleh Vatican," ujar Romo Benny kepada Tribunnews, Senin (11/2/2013) malam ini.

KWI sendiri, lanjut Romo Benny, hanya mengetahui informasi tersebut dari teman-teman mereka yang berada di Vatican. Sehingga berita resminya harus tetap melului jalur resmi.

"Besok belum tahu apakah yang mengumumkan itu Paus sendiri atau juru bicaranya," ujarnya.

"Tunggu kepastian besok sampai ada sikap resmi dari Vatican dan kapan diadakan pemilihan Paus baru," ujarnya.

Seperti dikutip dari Reuters.com, Senin (11/2/2013), Paus Benediktus mengatakan, ia mengundurkan diri pada 28 Februari 2013 mendatang, karena kondisi fisiknya yang sudah tidak mendukung baginya untuk menjalankan tugas-tugasnya.

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribun Jakarta
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
1429891 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Aprilya zhary un-Senin, 11 Februari 2013 Laporkan
    Boleh kmi umat mengetahui alasn yg past kemundran paus ?
    Krna dr yg sy bca info d stus in,ad bbrpa brta yg mengatakn paus mersa dikhianati olh pendeta dan uskup ?
    Ataukh kondisi paus yg mmg sdh tdk memungknkan lagii.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas