Jumat, 29 Mei 2015
Tribunnews.com

Mabes Polri Tahan Kepala Dinas PU Tulungagung

Selasa, 12 Februari 2013 16:30 WIB

Mabes Polri Tahan Kepala Dinas PU Tulungagung
net
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Setelah lama menyandang tersangka kasus dugaan korupsi dana stimulus Rp 20 miliar akhirnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Agus Wahyudi ditahan penyidik Bareskrim Polri, Senin (11/2/2013).

Penyidik Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menganggap Agus sudah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi Dana Stimulus Dinas PU Tulungagung tahun anggaran 2009 yang mengakibatkan negara mengalami kerugian Rp 3,6 miliar.

"Penyidik Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menahan tersangka tindak pidana korupsi atas nama AW (Agus Wahyudi). Menjabat sebagai kepala dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.  Diduga melakukan tindak pidana korupsi dana stimulus dari Dinas PU Tulungagung yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 3,6 miliar. Saat ini penahanannya dilakukan di Rutan Bareskrim," papar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/2/2013).

Dijelaskan Boy, kasus tersebut bermula dari digelontorkannya dana stimulus pada tahun 2009 sebesar Rp 20 miliar dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Tulungagung.

Saat digrlontorkannya dana tersebut, Agus masih menjabat sebagai sekretaris kepala dinas PU. Ia yang bertanggung jawab secara langsung atas pelaksanaan sejumlah proyek besar yang didanai APBN, yakni DAK, DAU dan bantuan dana stimulus.

Dana stimulan Rp 20 miliar tersebut digelontorkan untuk proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tulungagung dengan perincian pengadaan barang sebesar Rp 9 miliar dan pekerjaan konstruksi sebesar Rp 11 miliar. Pengdaan tersebut guna menunjang pembangunan jalan.

"Dana stimulan tersebut untuk anggaran sejumlah proyek dalam konteks kegiatan dinas PU untuk Bina Marga dan Cipta Karya," terang Boy.

Halaman12
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas