• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribunnews.com

Dinkes DKI Jakarta Integrasikan Sistem Informasi Rumah Sakit

Selasa, 19 Februari 2013 17:05 WIB
Dinkes DKI Jakarta Integrasikan Sistem Informasi Rumah Sakit
Logo Dinas kesehatan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Kasus Dera membuka mata dunia kesehatan di DKI Jakarta. Informasi tentang fasilitas kesehatan ternyata masih sangat sulit didapatkan masyarakat yang akhirnya pelayanan menjadi terlambat.

Belajar dari kasus Dera yang meninggal dunia karena sulitnya mendapatkan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) menjadi sebuah gambaran begitu pentingnya informasi tentang rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dien Emawati mengungkapkan dalam jangka pendek pihaknya akan melakukan integrasi sistem informasi rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jakarta, sehingga bisa dengan mudah mendata dan mencari fasilitas yang dibutuhkan pasien.

"Sistem informasi tadi yang dibangun sehingga saya tahu rumah sakit mana yang kosong. Itu yg paling cepat sintem informasi yang harus diperbaiki," ungkap Dien dalam jumpa persnya di Gedung Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2013).

Rencanya pada bulan Maret 2013 ini, integrasi informasi rumah sakit tersebut akan terealisasi.

"Saya dari dinas kesehatan, Prof Akmal dengan FKUI, dan RSCM sudah mulai membangun sistem ini," ungkapnya.

Selain itu, Dien pun mengungkapkan bahwa pihaknya akan menambah jumlah NICU dibeberapa rumah sakit terutama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di DKI Jakarta. Pengadaan tersebut akan dialokasikan dalam anggaran Dinas Kesehatan tahun 2013 yang saat ini mencapai Rp 1,3 triliun.

"Kita akan bangun, tahun ini kita lelang, tapi anggarannya saya tidak hapal. Tahun ini kita bangun, pasti dengan adanya kasus ini," ucapnya.

Sementara Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementrian Kesehatan Akmal Taher mengungkapkan bahwa kedepan harus dilakukan langkah lain, agar secepat mungkin membantu bayi yang punya berat badan 1000 gram.

"Kita harus membuat sitem operasi (infrmasi) lebih bagus, pada kasus ini RS Zahira sudah beruusaha menghubung RS lain," ujarnya.

Ke depan, dengan terdatanya dengan baik, setiap pasien tidak perlu mencari sendiri rumah sakit yang mempunyai fasilitas yang dibutuhkan. Hal tersebut akan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Menambah NICU pun merupakan jalan yang baik tetapi harus didukung pula tenaga handal. Orang-orang yang disiapkan untuk mengoperasikan alat tersebut pun khusus tidak orang biasa.

"Dokter anak khusus, perawatnya juga khusus menangani anak sehingga bisa menangani apabila dalam kegawatan. Mesti diperjelas karena bukan perawatan biasa, tapi perawatan khusus intensif care," ujarnya.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1459621 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas