• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 24 Agustus 2014
Tribunnews.com

DPR Minta Mabes Polri Tangani Kasus Penculikan Oleh Bupati Wajo

Selasa, 19 Februari 2013 19:12 WIB
DPR Minta Mabes Polri Tangani Kasus Penculikan Oleh Bupati Wajo
Istimewa
Almuzzammil Yusuf

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korban kasus penculikan yang  diduga dilakukan Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru, Akhiruddin dan kawan-kawan menghadap ke Komisi III DPR di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (19/2/2013). Sebelumnya pihak Kontras telah menerima kunjungan para korban kekerasan ini.

Dalam penjelasannya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Al Muzzammil Yusuf mengatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan menarik kasus penculikan dan penganiayaan bupati wajo, Sulawesi Selatan ke Mabes Polri kalau tidak ada keseriusan dan netralitas dalam penanganan kasus tersebut.

"Segera mungkin minggu depan dalam rapat dengan Kapolri akan kami pertegas hal itu!" ujar Muzzammil saat memimpin rapat menerima kunjungan para korban.

Menurut Muzzammil, pihaknya sebagai mitra kerja Kepolisian RI akan mengawal kasus ini sehingga para penyidik di daerah bisa lebih serius melakukan tugasnya menangangi kasus tersebut.

"Dan juga tidak ada alasan bupati mangkir dari panggilan penyidik kalau perlu dijemput paksa," ujarnya.

Dia mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Bupati Wajo yang dilakukan terhadap warganya pada 22 januari 2013 lalu sebagai peristiwa biadab.

"Mayoritas fraksi yang tergabung dalam komisi III DPR RI mengecam tindakan yang dilakukan seorang pejabat publik yang semestinya mengayomi warganya," ujar Muzzammil.

Sementara Anggota Komisi III Fraksi PKS, Indra, mengaku kaget dan seolah tidak percaya perlakuan yang dilakukan oleh seorang pejabat bupati.

"Apa iya dijaman seperti ini seorang bupati melakukan tindakan biadab seperti itu?' tutur Indra balik bertanya.

Klik:

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1460271 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas