Sabtu, 1 Agustus 2015
Tribunnews.com

Kronologi Penembakan di Papua Versi TNI

Selasa, 26 Februari 2013 17:38 WIB

Kronologi Penembakan di Papua Versi TNI
TRIBUNNEWS.COM/WAHYUAJI
Kapuspen TNI Laksda TNI Iskandar Sitompul (kedua dari kiri) memberikan penjelasan kepada media cetak dan elektronik, terkait penyerangan dan penembakan di Tinggi Nambut dan Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, oleh Gerakan Pengacau Keamanan (GPK), di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Selasa (26/2/2013).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapuspen TNI Laksda TNI Iskandar Sitompul memberikan penjelasan kepada media cetak dan elektronik, terkait penyerangan dan penembakan di Tinggi Nambut dan Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, oleh Gerakan Pengacau Keamanan (GPK).

Di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Selasa (26/2/2013), Kapuspen TNI didampingi Kadispenal Laksma TNI Untung Suropati, Wakapuspen TNI Brigjen TNI Suratmo, Sekdispenau Kolonel Sus Lingga Prana, dan Kasubdispenum Dispenad Kolonel Inf Zainal, menjelaskan kronologi kejadian.

Pada Kamis (21/2/2013), terjadi penembakan dan penghadangan terhadap anggota TNI di dua lokasi berbeda di wilayah Puncak Jaya, Papua oleh GPK Papua, yang mengakibatkan delapan prajurit TNI gugur.

"Pukul 09.30 WIT terjadi penyerangan terhadap Pos Maleo Yonif 753/AVT di Distrik Tinggi Nambut oleh GPK bersenjata, yang mengakibatkan dua prajurit TNI tertembak," ujar Laksamana Muda Iskandar Sitompul, Selasa (26/2/2013).

"Lettu Inf Reza Gita Armena mengalami luka tembak di lengan sebelah kiri. Pratu Wahyu Prabowo terkena tembakan bagian dada sebelah kiri, dan meninggal di tempat kejadian," jelas Iskandar.

Pukul 10.30 WIT, lanjutnya, terjadi penghadangan terhadap prajurit TNI anggota Koramil Sinak Kodim 1714 Puncak Jaya, saat akan mengambil barang kiriman berupa alat komunikasi di Bandara Sinak, yang dikirim dari Nabire dengan berjalan kaki.

Akibat penghadangan oleh GPK bersenjata, tujuh anggota TNI gugur, yaitu Sertu M Udin (anggota Koramil Sinak Kodim 1714/PJ), Sertu Frans Hera (Koramil Sinak Kodim 1714/PJ), Sertu Ramadhan Amang (Yonif 753/AVT), Sertu Edi Julian (Yonif 753/AVT), Praka Jojo Wihardjo (Yonif 753/AVT), Praka Wemprit (Yonif 753/AVT), dan Pratu Mustofa (Yonif 753/AVT).

Halaman123
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Yaspen Martinus
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas