• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 31 Agustus 2014
Tribunnews.com

PPP Pastikan 26 Persen Perempuan di Nomor Jadi

Jumat, 8 Maret 2013 21:14 WIB
PPP Pastikan 26 Persen Perempuan di Nomor Jadi
Logo PPP

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan mengaku memiliki kepengurusan perempuan yang cukup banyak, sehingga tidak akan melewatkan penggunaan zipper system yaitu dengan menempatkan perempuan sebagai calon legislator di nomor urut terkecil.

Ketua DPP PPP Reni Marlinawati dalam diskusi di Media Center KPU, Jakarta, Jumat (8/3/2013), mengaku memang sulit meyakinkan dan mengubah persepsi perempuan yang berpikir bahwa kaum hawa lebih cocok terlibat dalam wilayah domestik ketimbang politik.

"Tapi PPP khusus untuk DPR RI saja, kami sudah memastikan 26 persen perempuan di nomor yang bisa jadi," ujar Reni sambil menambahkan, caleg perempuan di nomor jadi juga akan ditempuh di tingkat DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota untuk menambah kuat keterwakilan.

Persoalannya sekarang, seringkali perempuan tidak hanya sekadar tenar, populer, tapi juga harus memiliki basis di daerahnya sendiri. Yang paling sulit adalah meyakinkan perempuan untuk aktif memperjuangkan hak-haknya, kendati 78 persen undang-undang bersentuhan dengan perempuan.

"Memang dalam proses pembahasan ada hal-hal yang berkaitan denga hak-hak perempuan. Tapi dalam Baleg enggak banyak perempuannya. Perempuan harus aktif dalam penetapan regulasi agar penilaiannya pas. Makanya di PPP semua pengurus harian harus nomor satu," tegasnya.

Ia tak menampik, tren perempuan yang terjun dalam dunia politik saat ini mengalami peningkatan dengan sistem proporsional terbuka. Peningkatan itu akan bertambah dengan mekanisme zipper system di mana caleg perempuan harus ada di nomor kecil 1, 2, atau 3.

"Tingkat kesulitannya yaitu menempatkan perempuan karena aspek kualitas, atau kapabilitasnya. Tidak kami pungkiri dari 103 orang anggota perempuan di DPR hanya sedikit yang bersuara, dan yang dikenal hanya sedikit. Makanya ke depan,  memastikan perempuan yang diusung dan bisa terpilih memiliki kapasitas," katanya lagi.

Klik:

Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1530752 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas