Selasa, 4 Agustus 2015
Tribunnews.com

FITRA: Ada Permainan Anggaran Persiapan UN di Kemendikbud

Rabu, 13 Maret 2013 08:38 WIB

FITRA: Ada Permainan Anggaran Persiapan UN di Kemendikbud
NET

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Sekretariat Nasional (Seknas) Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mencurigai ada permainan dalam penentuan perusahaan pelaksana proyek pengadaan dan distribusi bahan Ujian Nasional (UN) tahun 2013 sebesar Rp.120.457.937.603.

Uchok Sky Khadafi, Kordinator Investigasi Dan Advokasi FITRA mengungkap, proses lelang yang dilakukan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) seperti sudah diatur. Beberapa perusahaan yang punya harga penawaran tinggi dan mahal, dimenangkan dalam lelang penggandaan dan distribusi bahan UN ini.

Sementara, temuannya, perusahaan yang punya penawaran rendah dan murah justru dikalahkan.

"Misalnya, pada paket 1, pemenang lelang adalah PT. Balebat Dedikasi Prima. Tetapi, PT. Balebat Dedikasi Prima, ikut juga pada paket 3 dengan penawaran lebih rendah dan murah. Namun, bisa dikalahkan PT. Ghalia Indonesia Printing," kata Uchok dalam keterangan persnya yang diterima Tribunnews.com, Rabu (12/3/2013).

Menurut Uchok, kejanggalan lain juga tampak dalam proses penggandaan dan distribusi bahan UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK, Paket A/Ula, Paket B/Wusta, Paket C, dan Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2012/2013 Paket 2, dengan nilai paket Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 17.691.386.400.

Dimana dalam hal itu dimenangkan PT Pura Barutama, Jln. AKBP Agil Kusumadya 203 Kudus, dengan nilai penawaran sebesar Rp 14.562.448.000.

Padahal, nilai penawaran dari PT Pura Barutama itu terlalu mahal bila dibandingkan dengan perusahaan lain yang penawarannya lebih murah, seperti PT Perca sebesar Rp 13.264.292.271; PT Jasuindo Tiga Perkasa TBK sebesar Rp 13.396.078.115 dan PT Ghalia Indonesia Printing sebesar Rp 14.454.192.848.

Halaman123
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas