Senin, 26 Januari 2015
Tribunnews.com

Anggaran Pendidikan Habis untuk Menggaji Guru

Jumat, 15 Maret 2013 15:17 WIB

Anggaran Pendidikan Habis untuk Menggaji Guru
pakguru-ahmadnur.co.cc
Ilustrasi sertifikasi guru

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Gopis Simatupang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berdasarkan laporan terbaru Education Public Expenditure Review dari Bank Dunia (World Bank) di bawah pola pembiayaan pendidikan di Indonesia saat ini, porsi anggaran yang cukup besar dialokasikan untuk membayar gaji guru serta membiayai program sertifikasi guru.

Hal itu dikatakan Mae Chu Chang, Spesialis Pendidikan Bank Dunia untuk Indonesia di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat(15/3/2013).

Mae Chu Chang adalah salah satu narasumber dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Institute for Education Reform (IER) Universitas Paramadina, kemarin, bekerjasama dengan Bank Dunia bertema "Kemana Arah Politik Pendidikan Nasional dengan Anggaran yang Terus Meningkat?"

Selain Mae Chu Chang, narasumber lain adalah Pedro Cerdan-Infantes, ekonom dari Bank Dunia; Satrio Soemantri Brodjonegoro, Guru Besar ITB dan mantan Dirjen Pendidikan Tinggi; serta Mohammad Abduhzen, Direktur Eksekutif IER Paramadina.

Sebagaimana diketahui, sejak reformasi terjadi, konstitusi mewajibkan negara untuk memprioritaskan anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBN dan APBD.

Sejak ketentuan itu diimplementasikan pada 2009, kata Mae, di atas kertas anggaran pendidikan secara nasional dan perdaerah melonjak tajam. Namun, dibandingkan sebelumnya, besarnya anggaran itu sebenarnya tak jauh berbeda persentasenya.

Halaman123
Editor: Willy Widianto
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas