Minggu, 5 Juli 2015
Tribunnews.com

Jadi Anggota DPR, Venna Melinda Teringat Jasa Baik Sys NS dan Anas

Senin, 18 Maret 2013 00:36 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seniman atau artis menjadi 'barang mahal' saat ini. Partai politik berlomba-lomba memburu mereka, direkrut untuk dijadikan kader bahkan calon legislatif sebagai magnet pemilih pada Pemilu 2014. Walaupun demikian, tidak semua artis mendapatkan perlakuan baik, atau dianakemaskan.

Model dan bekas None Jakarta, Venna Melinda misalnya, ia bukan tipe orang "panas hari", lupa kacang akan kulitnya. Dia orang yang tahu berbalas budi, dan tidak mudah melupakan orang lain. Dalam urusan proses hijrah dari artis ke dunia politik, dia mengenang jasa mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Venna menceritakan perjalanan singkat tentang karier politiknya sehingga bisa menjadi anggota DPR RI. Ia mengatakan, mulanya dirinya adalah seorang pekerja seni murni yang tidak pernah bercita-cita menjadi politisi. Sebab, sebelumnya Venna adalah aktris film, penari salsa dan instruktur senam. Namun, seiring berjalannya waktu, suratan takdir hidupnya berubah.

None Jakarta 1993 dan Putri Indonesia 1994 ini menceritakan, mulanya salah seorang pendiri Partai Demokrat(PD), Sys NS, menawarinya untuk bergabung ke PD pada 2004. Saat itu, Venna menolak karena tengah sibuk dengan penggarapan album tarian salsa perdananya.

"The Other Side of Me". "Jadi, saya tidak siap mental dan tidak fokus," ujarnya.

Tidak mudah menjinakkan hati Venna. Barulah lima tahun kemudian, pada 2009, Ivan Fadilla, suaminya, seorang kader PD mendorong Venna bergabung dan berani untuk maju menjadi calon anggota legislatif atau caleg PD.
Venna mengaku, dorongan terjun ke partai dari sang suami itu dilatarbelakangi rasa cemburu.

"Mas Ivan yang nafsu banget. Dia bilang, 'Udah kamu masuk aja'. Kan dia melihat saya sejak 2004 sampai 2009 Salsa terus, sama penari-penari bule, orang Latin, mungkin lama kelamaan dia cemburu. Jadi, akhirnya Mas Ivan, 'Sudah deh 2009 ini, dengan kapasitas kamu yang suka kegiatan sosial, suka turun ke kolong jembatan sejak dulu, sudah lah, kalau kamu di DPR kamu bisa lebih banyak membantu, karena ada fungsi legislasi, budgeting, dan pengawasan," ungkap Venna.

Halaman1234
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Willy Widianto
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas