Senin, 22 Desember 2014
Tribunnews.com

Anggaran untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Bukan Tentukan Lulus

Rabu, 20 Maret 2013 18:33 WIB

Anggaran untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Bukan Tentukan Lulus
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR Raihan Iskandar mengungkapkan anggaran ujian nasional (UN) 2013 mengalami peningkatan yakni hampir mencapai Rp700 miliar.

Menurutnya, seharusnya anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar itu bisa dipakai untuk semakin meningkatkan mutu pendidikan. Bukan malah seperti yang terjadi sekarang bahwa anggaran besar itu digunakan hanya sebagai penentu kelulusan siswa.

Karena itu, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyesalkan anggaran yang mencapai lebih setengah triliun rupiah itu hanya digunakan untuk menentukan kelulusan siswa.

Lanjutnya lagi, seharusnya setiap satu rupiah yang keluar dari kas negara, harus bisa meningkatkan mutu pendidikan di negera ini.

"UN sebaiknya tidak menentukan kelulusan. Namun hanya sebagai pemetaan sesuai dengan amanah UU Sisdiknas," tegas Raihan kepada Tribunnews.com, di Kompleks gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/3/2013).

Dengan demikian, imbunya, bila seperti itu, maka dana yang ada bisa dialokasikan untuk peningkatan layanan pendidikan dan mutu pendidikan.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR Rohmani meminta peran serta masyarakat luas memantau dan mengawasi penggunaan anggaran ujian nasional yang hampir mencapai Rp700 miliar.

"Kami akan terus memantau penggunaannya lewat rapat evaluasi. Teman-teman LSM juga bisa terlibat dalam monitoring anggaran tersebut," katanya di Jakarta, Rabu (20/3/2013).

Lagi dia katakan, mengingat anggaran ujian nasional (UN) tersebut sangat besar, maka publik diharapkan turut serta memantau penggunaan anggaran tersebut.

Klik:

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas