• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribunnews.com

Disesalkan Pernyataan Jiwa Korsa TNI AD dalam Penyerangan

Kamis, 4 April 2013 20:22 WIB
Disesalkan Pernyataan Jiwa Korsa TNI AD dalam Penyerangan
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Ketua Tim Investigasi TNI AD yang juga Wadan Puspom AD, Brigjen TNI Unggul K Yudhoyono, Asisten Komandan Jenderal Kopassus, Letkol (Inf) Richard Tampubolon, dan Kadispen TNI AD, Brigjen TNI Rukhman Ahmad (kiri-kanan) menyampaikan hasil investigasi kasus penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, di Kartika Media Center TNI AD, Jakarta, Kamis (4/4/2013). Tim investigasi TNI AD mengakui keterlibatan 11 oknum anggota TNI AD Grup 2 Kopassus Kartosuro, dalam penyerangan yang mengakibatkan 4 orang meninggal dunia. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen PDI Perjuangan Achmad Basarah mengaku tidak terkejut dengan hasil investigasi TNI AD terkait penyerangan LP Cebongan, Sleman. Hasil Ketua Tim Investigasi TNI AD Brigjen Unggul K Yudhoyono menyatakan pelaku penyerangan adalah anggota Kopassus. 

"Sejak awal peristiwa tersebut terjadi saya sudah dapat memprediksi pelakunya adalah oknum-oknum TNI," kata Basarah melalui pesan singkat, Kamis (4/4/2013).

Namun, Basarah mengapresiasi kinerja tim investigasi TNI AD karena bekerja dengan cepat dan transparan. Namun, ia menyesalkan ucapan Brigjen Untung terkait pernyataan bahwa sikap pelaku penyerbuan tersebut sebagai wujud sikap jiwa korsa kesatuan TNI AD.

"Seharusnya jiwa korsa tersebut diterapkan bukan pada tempat dan tindakan yang melanggar hukum," ungkap Anggota Komisi III DPR itu.

Terpenting, kata Basarah, pengungkapan pihak lain yang mungkin terlibat dalam skenario penyerbuan tersebut. Pasalnya, ia melihat adanya kejanggalan dalam hal pemindahan tahanan dari Mapolda DIY ke Lapas Cebongan.

Di sisi lain, ujar Basarah, hal tersebut juga menjadi peringatan dini bagi pimpinan TNI untuk lebih intensif melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap prajurit-prajurit TNI agar tidak lagi terulang kejadian serupa.

"Kepada oknum-oknum TNI pelaku penyerbuan tersebut juga harus segera ditindak dan diberikan sanksi hukum sesuai norma yang berlaku," tukasnya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1631601 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas