• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribunnews.com

Ribuan Buruh Tangerang Siap Gelar Aksi May Day

Jumat, 5 April 2013 01:07 WIB
Ribuan Buruh Tangerang Siap Gelar Aksi May Day
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ratusan buruh melakukan unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Valentino Verry

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG -- Ribuan buruh di Kabupaten Tangerang berencana menggelar aksi demo besar pada perayaan hari buruh dunia, 1 Mei mendatang.

Demikian dikatakan Ketua Presidium Aliansi Rakyat Tangerang Raya (Altar), Koswara, Kamis (4/4/2013). "Seperti biasa, tiap tahun kalangan buruh akan merayakan may day. Kami akan aksi demo," ucapnya.

Aksi demo besar pada saat perayaan may day, kata Koswara, masih perlu dilakukan buruh. Karena sampai saat ini buruh belum mengalami kemerdekaan. Kesejahteraan buruh masih di bawah rata-rata. "Kami minta, untuk 1 Mei ini dijadikan sebagai libur nasional," ujarnya.
 
Menurut Koswara, aksi demo dilakukan sebagai salah satu cara memperjuangkan hak-hak buruh. "Jika kami tidak peringati, dianggap kondisi perburuhan sudah baik. Padahal faktanya masih jauh dari harapan," ucapnya.

Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI), Imam Sukarsa, mengatakan, pihaknya akan mengerahkan massa buruh sebanyak 10.000 orang. "Rencananya tanggal 25 April nanti, untuk mengawali hari buruh atau May Day, kami akan melakukan aksi. Ini kami pandang perlu, karena selama ini masih banyak kaum buruh yang tidak mendapatkan hak-haknya sesuai dengan undang-undang yang berlaku," ucapnya.

Mengantisipasi aksi demo besar-besaran itu, pihak Polresta Tangerang, terus berupaya merangkul berbagai kelompok buruh. "Perlu duduk bersama kawan-kawan buruh, untuk mendengarkan aspirasi mereka. Karena, apapun ini juga menyangkut kepentingan masyarakat secara luas," ucap AKBP Kresno Halomoan Siregar,  Wakapolresta Tangerang.

Menurut Kresno, sesuai protap yang ada, kelompok buruh harus melaporkan dahulu mengenai rencana aksi demo itu. Selanjunya pihak kepolisian akan mengawal, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Jadi sebelum aksi koordinasi dulu dengan polisi supaya vberjalan lancar," ujarnya.

Menurut Kresno, berdasarkan data yang ada di Resintel Polresta Tangerang, dalam tiga bulan terakhir, telah terjadi sebanyak 90 kali unjuk rasa buruh. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 33 kegiatan unjukrasa yang melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

"Sesuai dengan tanggung jawab kami, kepolisian tetap akan mengamankan segala kegiatan masyarakat, termasuk buruh. Tapi ya harus ada konfirmasi dengan kepolisian," ucapnya.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
0 KOMENTAR
1632191 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas