• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribunnews.com

Jokowi Tertinggi Pemberitaan Calon Presiden di Media

Minggu, 14 April 2013 12:34 WIB
Jokowi Tertinggi Pemberitaan Calon Presiden di Media
KOMPAS images/VITALIS YOGI TRISNA
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terus mencuri perhatian publik melalui pemberitaan di media. Hal itu dapat terlihat dari hasi riset media monitoring Februari-Maret 2013 yang diadakan Pol-Tracking Institute.

Pria yang akrab disapa Jokowi itu terus digadang-gadang sebagai calon kuat presiden RI 2014. "Meskipun sudah banyak nama yang dimunculkan dalam wacana capres, belum ada kandidat yang kuat diberitakan secara massif di media, kecuali Jokowi yang mulai menyedot perhatian media," kata Direktur Eksekutif Pol Tracking Institute Hanta Yudha dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (14/4/2013).

Pol-Tracking Institute diketahui melakukan riset media periode Februari-Maret 2013. Penelitian ini menggunakan metode purpose sampling 15 media yang terdiri dari 5 media cetak, 5 media online dan 5 media televisi.

Proses penyeleksian media didasarkan pada cakupan wilayah, rating online, berita di televisi serta kepemilikan media. Teknik pengumpulan data dengan menganalisa isi serta analisis sosiopolitik mengenai pemberitaan terkait tema berita partai politik dan calon presiden.

Hanta Yudha mengatakan dalam isu kandidat capres, Jokowi meraih nilai tertinggi dengan 86 berita jauh mengalahkan kontestang favorit yang bersiap di laga pilpres 2014. Selanjutnya disusul Prabowo (55 berita), Aburizal Bakrie (52), Hatta Rajasa (27) dan Mahfud MD (26). Namun demikian berita terkait Capres selama periode tersebut masih kalah jauh dibandingkan pemberitaan terkait parpol. "Artinya belum ada capres sangat kuat di mata media dalam dua bulan terakhir sekalipun telah mendeklarasikan diri," tuturnya.

Untuk itu, Hanta mengatakan momentum politik untuk memunculkan kandidat alternatif yang benar-benar baru selain Jokowi. "Ini untuk menambah menu 2014 bagi masyarakat," tukasnya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1666611 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas