• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Mahfud MD Siap Dicalonkan Jadi Presiden

Senin, 15 April 2013 17:30 WIB
Mahfud MD Siap Dicalonkan Jadi Presiden
TRIBUN/DANY PERMANA
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memberikan sambutan dalam acara perpisahan Mahfud, di Aula Gedung MK, Jakarta, Senin (1/4/2013). Tepat pada tanggal 1 April ini masa jabatan Mahfud MD sebagai Hakim Konstitusi telah berakhir, dan digantikan oleh Arif Hidayat. Sementara pemilihan Ketua MK yang baru akan berlangsung pada Rabu 3 April mendatang. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM   SLEMAN,-Mantan Ketua Makhmah Konstitusi (MK) Mahfud MD siap dicalonkan menjadi Persiden. Pernyatan tersebut disampaikan usai mengikut Welocome Back To Campus Prof DR Mahfud MD dan Seminar Kontribusi Prof Dr Moh Mahfud MD dalam teori dan praktek Ketatanegaraan di kampus terpadu UII Jalan Kaliurang pada Senin (15/4)/2013.

  "Saya hari ini menyatakan siap atas sikap saya di politik. Melihat hasil survei dan dukungan masyarakat saya menyatakan siap untuk bukan mencalonkan diri. Tetapi dicalonkan, baik oleh rakyat atau oleh parpol," kata dia.

 Namun untuk lewat mana dan akan ada koalisi. Dia masih enggan berkomentar. Alasanya, karena masih dalam analisis.

"Dari hasil survei di lansir di Jawa Timur, kembali memunculkan hasil saya, Jokowi, Prabowo dan Dahlan Iskan adalah favorit. Dengan posisi teratas adalah saya lihat saya 21,9 persen, Jokowi 12 persen, Prabowo 11 persen dan Dahlan Iskan sembilan persen," kata dia.
 
Menurut dia, dengan hal tersebut artinya aspirasi tersebut merupakan hal yang real. Sebab dia mengaku melihat hal tersebut sama dengan dilakukan dengan lembaga survei Indonesia dan lembaga survei Jakarta serta LP3ES.
 
 Namun disisi lain, dia mengaku punya filsafat. Bahwa jabatan tak harus diburu, karena malu jika mengejar jabatan  dan kerana oleh agama dilarang. Tetapi dia juga menilai jabatan tersebut tak boleh dipegang yang diragukan kelebihanya.

Mahfud mengaku untuk menjadi Presiden harus mawas diri. Dia menilai untuk menjadi Persiden harus pandai dan memiliki elektibilitas yang bagus.

"Tetapi untuk subtansi saya rutin  mendikusikan hal tersebut dengan rektor ini, saya punya  tujuh teman yang intens mendiskusikan. Salah satunya adalah rektor ini. Kemudian dari mereka, minta saya untuk terus berjuang. Namun saya terserah rakyat saja. Saya tak akan keluarkan biaya. Tetapi saya akan keluarkan ide. Kalau mau pilih-pilih. Kalau mau tidak, ya tidak, terserah rakyat," ujar dia.

Saat ini, dia sedang menghitung peluang. Menurut dia, analsisnya bukan pada pencalonanya karena sudah selesai. Tetapi pada persoalan jika bersedia maka akan dengan partai mana.

  "Jika nanti saya tak laku, saya tak persoalkan. Sebab ini negara demokrasi," kata dia.

Rektor UII Edy Suandi Hamid mengatakan menyambut kedatangan Mahfud sebagai dosen di UII kembali. Meski dia menyenggah jika Mahfud meninggalkan UII.

 Namun, jika nanti Mahfud memang akan dicalon menjadi presiden dia tak mempersoalkan. Sebab, menurutnya hal tersebut keinginan rakyat.

Sementara itu, Mahfud MD dicalonkan sebagai Presiden oleh Aksi Gabungan Rakyat (Sigrak) yakni Forum Bersih-Bersih Indonesia (FBI),Persatuan Tukang Gigi DIY-Jawa Tengah, Sekelompok Petani, Sekelompok Pekerja Seni Rakayat "Srandul".
 
Pencalonan tersebut dilakukan dengan simbolik aksi daulat rakyat kepada Mahfud MD. Pelaksanaya  di depan auditorium Kampus UII Terpadu Jalan Kaliurang pada Senin (15/4) yakni sebelum Mahfud MD menghadiri Welocome Back To Campus Prof DR Mahfud MD.

 Pencalonan secara simbolik ini dilakukan sekelompok tani  dengan seikat padi sebagai simbol permintaan rakyat kepada Mahfud MD agar bersedia menjadi Presiden RI menyejahterakan rakyat. 

Sedangkan sekelompok pekerja seni rakyat "Srandul"  menyanyikan tembang-tembang ilir-ilir uang syairnya telah disesuaikan. Tembang itu mengambarkan permintaan dan pendaulatan rakyat agar Mahfud MD mau memimpin Indonesia dan menyelamatkan Indonesia dari krisis multidimensional.

Sementara,  FBI menyerahkan spanduk berisi 10.000 tanda tangan dukungan rakyat yang dikumpulkan aksi 10.000 tanda tangan untuk Mahfud MD For Presiden 2014 tanggal 1 April 2013 lalu. Persatuan Tukang Gigi DIY-Jateng membuat pernyataan yang mendaulat Mahfud MD sebagai calon Presiden 2014.

"Pemilihan Mahfud MD ini karena menurut kami dia sosok pemimpin yang dicari dan diharapkan rakyat Indonesia selama ini," kata Kordinator Lapangan Abdul Khafi Syatra.

Menurutnya, kegiatan tersebut adalah serangkaian dari Sigrak. Hal tersebut untuk mewujudkan lahirnya pemimpin yang sesuai dengan harapan rakyat.(cba)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1672122 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas