• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Tribunnews.com

KPK Geledah Rumah Ketua DPRD Bogor dan Kantor PT Garindo Perkasa

Kamis, 18 April 2013 16:56 WIB
KPK Geledah Rumah Ketua DPRD Bogor dan Kantor PT Garindo Perkasa
TRIBUN/DANY PERMANA
Ketua DPRD Tingkat II Bogor Iyus Djuher

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah tempat terkait kasus dugaan suap pengurusan izin lahan pemakaman mewah yang ada di kawasan Tanjung Sari, Bogor, Jawa Barat. Penggeledahan dilakukan sejak Rabu pagi hingga Kamis (18/4/2013) dini hari.

"Baru selesai sekitar pukul 04.00 WIB dinihari tadi," kata Juru Bicara KPK, Juru Bicara KPK, Johan Budi, di kantornya, Jakarta.

Diungkapkan Johan, tempat-tempat yang digeladah yakni, kantor PT Garindo Perkasa (PT GP) di Cibubur Square, kantor BPT (Badan Pelayanan terpadu) dan Rumah Ketua DPRD Bogor, Iyus Djuher di daerah Ciomas, Bogor, Kantor Bupati Bogor dan kantor Ketua DPRD Bogor.

Dalam penggeledahan tersebut, sambung Johan, petugas berhasilkan mengamankan sejumlah dokumen terkait kasus suap yang telah menyeret lima orang sebagai tersangka itu.

"Dokumen yang diamanakan semakin menguatkan dugaan tindak pidana korupsi penerbitan izin lokasi pemakaman bukan umum," kata Johan.

Dalam kasus dugaan suap pengurusan lahan seluas 100 hektar di kawasan Tanjung Sari, Bogor, KPK telah menetapkan Iyus, Usep Jumeino selaku pegawai di Pemerintah Bogor, Listo Wely Sabu selaku pegawai honorer Pemerintah Bogor, Nana Supriatna selaku pihak swasta, dan Sentot Susilo selaku Direktur Utama PT Garindo Perkasa, sebagai tersangka.

Namun, KPK terang Johan memastikan tidak akan berhenti di kelima orang tersebut. "Karena ini masih terus dikembangkan," kata Johan.

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
1685722 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Abdul Latif-Jumat, 19 April 2013 Laporkan
    - PENGAMAT DARI USA; Kalau ada pegawai2 negeri yang mempunyai mobil dan rumah mewah sewajarnya di curigai dari mana datang kekayaan itu. Korupsi sudah menjadi budaya, dan tidak ada lagi rasa pada keluarganya. BAGAIMANA BANGSA JAPAN SUKSES MEMPERKECIL PERB
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas