• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunnews.com

KPK Diminta Ambil Alih Kasus Korupsi Bansos Sumatera Utara

Senin, 22 April 2013 16:48 WIB
KPK Diminta Ambil Alih Kasus Korupsi Bansos Sumatera Utara
net
KPK

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPk) diminta mengambil alih proses penyidikan dugaan korupsi dana bantuan sosial atau dana bantuan hibah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Sumatera Utara 2009-2012.

Pasalnya, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dianggap telah memanupulasi hukum, dan berupaya menyembunyikan pelaku utama.

Demikian diutarakan Hamdani Harahap, Pengacara mantan Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Bangun Oloan Harahap.

Seusai melapor ke KPK, Ia mengatakan bahwa kliennya yang kini berstatus terdakwa Kejaksaan, hanyalah korban dari upaya untuk menyembunyikan pelaku utama.

"Jika penyidikan (Kejaksaan) dilakukan secara profesional, akan terungkap fakta indikasi kolusi antara pimpinan atau anggota DPRD Sumatera Utara dengan Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara," kata Hamdani, kepada wartawan di kantor KPK, Jakarta, Senin (22/4/2013).

Selain kliennya, Hamdani menilai jika masih ada pihak lainnya yang lebih dapat dimintai tanggung jawabannya dalam kasus tersebut.

"Selain klien kami, masih ada orang lain yang lebih relevan dan lebih beralasan hukum dijadikan terdakwa," kata Hamdani.

Namun menurut dia, Kejati Sumatera Utara belum kunjung membawa pihak lain itu ke persidangan, padahal kasus ini sudah lama diselidiki. Menurutnya, Kejaksaan mau merespon dan serous menegakkan hukum di Indonesia.

Karena itu, Hamdani meminta agar KPK mengambil alih kasus penyimpangan tersebut demi menimbulkan efek jera.

"Kejaksaan Tinggi Sumatera utara sulit diharapkan memberantasan penyimpangan dana bansos atau hibah secara adil dan menyeluruh," kata Hamdani.

Akibat penyelewengan ini, Hamdani menyatakan negara telah dirugikan Rp 1,2 miliar. Dia menduga kerugian negara bisa bertambah mengingat masih banyak temuan dugaan korupsi dana bansos yang belum terungkap.

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1699611 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas