• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribunnews.com

Caleg Gerindra dari Mantan Petinju hingga Mantan Pejabat

Selasa, 23 April 2013 11:00 WIB
Caleg Gerindra dari Mantan Petinju hingga Mantan Pejabat
Tribun Jakarta/JEPRIMA
Petugas KPU saat memeriksa data data daftar calon sementara (DCS) legislatif Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA ke kantor KPU Pusat, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013). (Tribun Jakarta/jeprima)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 560 bacaleg dari Partai Gerindra yang disetorkan ke KPU berasal dari berbagai latar belakang, mulai kader internal, bacaleg incumbent, mantan pejabat atau birokrat, figur publik, tokoh masyarakat, hingga kalangan selebritis.

Yang mengejutkan, dua mantan menteri dari parpol besutan Susilo Bambang Yudhoyono, Partai Demokrat, ikut maju menjadi bacaleg di parpol besutan Prabowo Subianto ini.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyatakan beragamnya latar belakang itu dikarenakan partainya membuka diri sehingga bisa mengkomodir dan mendapatkan anggota DPR yang berkualitas dan mumpuni dari segala latar belakang.

"Caleg incumbent tidak semua, kira-kira 24 orang. Caleg yang didaftarkan 560 orang. Kami kalau bisa lebih, yah lebih. Kami bisa seleksi hampir 3 ribu pendaftar, sekitar 2.800-an. Itu waktunya lebih dari sebulan," kata Fadli saat penyerahan Daftar Caleg Sementara (DCS) di KPU, Jakarta, Senin (22/4/2013).

Menurut Fadli, selain dua mantan menteri asal Partai Demokrat itu, partainya juga mempunyai bacaleg mantan Kepala BP Migas Kardaya Warnika, mantan politisi Partai Golkar Gunarya Kartasasmita, dan anak Kartosuwiryo, Sardjono Kartosuwiryo.

Sementara bacaleg dari kalangan selebritis, ada Irwansyah, Djamal Midrad, Rachel Mariam, Derry Drajat, Ali Zaenal, Hemalia Putri, Iis Sugianto, Bella Shafhira, dan beberapa personel grup band.

Selain itu, ada mantan pelari nasional Muhamad Purnomo, mantan juara tinju IBF M Rachman, pebalap Moreno Suprapto, tokoh buruh, tokoh petani, tokoh nelayan, pemilik warteg, dan tokoh masyarakat lainnya. "Public figure cukup banyak, tapi belum ada persentasenya. Di situ ada Ben Benyamin, Bondan Winarno yang Maknyos," tambahnya.

Menurut Fadli, mereka bisa masuk ke daftar DCS dari Partai Gerindra setelah melalui proses seleksi ketat, mulai seleksi administrasi CV, wawancara, dan pertimbangan komposisi latar belakang. "Pasti untuk mendongkrak suara. Kalau tidak bisa mendongkrak suara, untuk apa kami jadikan caleg," tandasnya.

Karena sebagian dari bacaleg terbilang baru menyentuh dunia politik, Partai Gerindra akan melakukan "penggemblengan" politik kepada mereka. "Setelah ini kami akan kumpulkan ke 560 orang, dan ada beberapa kali pembekalan dan pelatihan agar menyamakan visi dan misi. Karena kami kan pertai yang membuka kader-kader bukan hanya dari Gerindra, tapi termasuk tokoh masyarakat dari luar agar bergabung ke kami. Karena Gerindra ini partai terbuka untuk rakyat, konsekuensi kami juga harus menerima juga orang yang dari luar," paparnya.

Apakah artis-artis muda itu laik dan mumpuni duduk menjadi anggota DPR? "Mereka berinisiatif sendiri dan mereka memang mau, dan kami menghormati karena artis juga bagian komponen masyarakat yang penting."

Penulis: Abdul Qodir

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
1702021 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • gajah modod-Selasa, 23 April 2013 Laporkan
    Caleg dari lapisan masyarakat manapun tidak masalh asalkan mereka SARJANA (S1) minimal . Supaya ide2 mereka tersalur . Jangan asal cakup aja bung bahaya nanti ujung2nya korupsi trus gimana negeri ini !
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas