Syaiful Jadi Tumbal Nazaruddin

pemberhentian sementara ini dilakukan selama evaluasi dan penilaian menyeluruh

Syaiful Jadi Tumbal Nazaruddin
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Mantan Bendahara DPP Partai Demokrat M Nazaruddin

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Pascaterbongkarnya terpidana kasus suap wisma atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin, menginap di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, karena mendapat izin dari Rutan Cipinang, telah ‘memakan korban’.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin telah memberhentikan sementara Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Cipinang Jakarta, Syaiful Sahri, terhitung sejak 22 April 2013.

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Bambang Rantam Sariwanto, mengatakan pemberhentian sementara ini dilakukan selama evaluasi dan penilaian menyeluruh terhadap dirujuknya Nazaruddin ke RS Abdi Waluyo tersebut.

“Yakni apakah sesuai aturan atau tidak. Hasil evaluasi sementara, Menteri Hukum dan HAM mengambil kebijakan penggantian Kepala Rutan Cipinang,” ujar Bambang, Senin (22/4).

Dia juga mengatakan, pemberhentian sementara ini merupakan bagian dari komitmen Kemenkumham dalam penanganan dan pemberantasan korupsi.

Menkumham, kata Bambang, berharap agar narapidana korupsi tidak menjadikan sakit sebagai alasan yang dibuat-buat untuk keluar dari rutan atau lembaga pemasyarakatan.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) keberatan dengan perawatan kesehatan Nazaruddin di RS Abdi Waluyo, Jakarta.

Karena, peristiwa itu berbarengan dengan waktu perawatan kesehatan untuk terpidana kasus PLTS Neneng Sri Wah yuni yang merupakan istri Nazaruddin.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjodjanto mengatakan, status Nazarudin saat ini merupakan narapidana karena sudah memiliki vonis dan sudah dieksekusi.

Disamping itu, Nazaruddin juga tersangka kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) saham Garuda di KPK. Pemilik Permai Grup itu dirawat di kamar 203 dan memperoleh penjagaan petugas Lapas dan personel kepolisian.

Halaman
12
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help