Selasa, 21 April 2015
Tribunnews.com

Kapolri Perintahkan Divpropam Investigasi Polisi di Polda Jabar

Jumat, 26 April 2013 17:30 WIB

Kapolri Perintahkan Divpropam Investigasi Polisi di Polda Jabar
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah petugas kejaksaan dan dari partai politik mengawal mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji keluar dari rumahnya di Kompleks Dago Pakar Resort, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Rabu (24/4/2013). Susno dieksekusi setelah menjadi terpidana kasus penyalahgunaan wewenang perkara PT Salmah Arowana Lestari dan korupsi dana pengamanan pemilihan Gubernur Jawa Barat 2008. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gagalnya proses eksekusi terhadap Komjen Pol (Purn) Susno Duadji yang dilakukan Kejaksaan berbuntut panjang. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Timur Pradopo memerintahkan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri melakukan investigasi ke Polda Jawa Barat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar membenarkan kabar diturunkannya tim Divpropam Polri tersebut.

"Memang benar Kapolri telah memerintahkan Kadiv Propam untuk melakukan langkah-langkah investigasi, apakah ada dugaan pelanggaran prosedur penangan dari kepolisian yang ada di sana? itu yang saat ini masih berjalan," kata Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2013).

Hingga saat ini investigasi Divpropam Polri masih berjalan untuk meneliti proses eksekusi mulai dari penjemputan Susno sampai dibawa ke Mapolda Jawa Barat.

"Jadi kami mendapatkan informasi timnya masih berada disana," ujarnya.

Entah sampai kapan tim Divisi Propam Polri akan melakukan investigasi di Polda Jawa Barat. Hingga saat ini Propam belum menemukan kesimpulan awal apakah terjadi pelanggaran atau tidak dari anggota kepolisian yang bertugas mengamankan proses eksekusi mantan Kapolda Jawa Barat tersebut.

Halaman123
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Willy Widianto
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas