• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

PKB Bantah Kekurangan Caleg Perempuan

Minggu, 28 April 2013 18:45 WIB
PKB Bantah Kekurangan Caleg Perempuan
TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA
Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Imam Nachrawi menyerahkan daftar calon sementara (DCS) legislatifnya ke Kantor KPU Pusat, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengecek kabar adanya bakal calon legislatif (bacaleg) perempuan, yang memiliki daerah pemilihan (dapil) ganda di Pemilu 2014.

"Kami akan cek administrasi mengenai informasi tersebut," kata Ketua DPP PKB Marwan Jafar kepada Tribunnews.com, Minggu (28/4/2013).

Marwan menuturkan, adanya caleg ganda bisa terjadi karena dua faktor kesalahan, yakni pada PKB atau KPU.

"Bisa saja ternyata kesalahannya bukan pada PKB, melainkan KPU yang salah memasukkan daftar caleg. Kan bisa terjadi kemungkinan itu," ujar Marwan.

Namun, PKB, lanjut Marwan, tidak mempermasalahkan jika bacaleg perempuannya dicoret di salah satu dapil. Apalagi, perbaikan bacaleg masih diberikan KPU.

"Kami masih ada kader perempuan lain, tidak masalah. Ini juga bukan strategi dari PKB agar memenuhi kuota perempuan," tuturnya.

Diketahui, partai politik yang akan mengikuti Pemilu 2014 tercatat punya para caleg yang memiliki daerah pemilihan atau dapil ganda, alias lebih dari satu dapil.

Fakta itu ditemukan dalam riset yang dilakukan Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), yang didapat dari data resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Di sini banyak duplikasi caleg perempuan di beberapa dapil. Banyak caleg yang didaftarkan di dua dapil sampai tiga dapil," papar Sebastian kepada wartawan di kantornya, Matraman, Jakarta Pusat, Minggu.

Menurut Sebastian, strategi penggandaan itu bukan karena kesalahan sistem semata. Namun, ia melihat ada upaya permainan strategi parpol untuk melakukan hal tersebut.

"Ternyata ini bagian dari siasat parpol untuk menunjukkan bahwa caleg perempuan banyak. Ini siasat untuk memenuhi beberapa dapil," jelasnya.

Sebastian mencontohkan dua partai yang melakukan penggandaan adalah PKB dan PBB.

"PKB ada delapan caleg perempuan yang diduga terdaftar di 16 dapil, dan satu caleg perempuan terdaftar di tiga dapil. Sementara, PBB ada tiga orang yang terdaftar di enam dapil," beber Sebastian.

Berikut nama-nama caleg ganda dari PKB yang dirilis oleh Formappi:

Caleg Ganda PKB:

1. Nurhidayati dari dapil Sumsel I, terdaftar juga di dapil Sumsel II.

2. Eka Susanti dari dapil Jateng VI, terdaftar juga di dapil Sumatera Utara III dan dapil Kalimantan Barat.

3. Hasniati dari dapil Riau II, terdaftar juga di dapil Kalimantan Barat.

4. Luluk Hidayah dari dapil Kalimantan Timur, terdaftar juga di dapil DKI Jakarta.

5. Euis Komala dari dapil Maluku, terdaftar juga di dapil Jawa Barat III.

6. Rien Zumaroh dari dapil Jawa Tengah IV, terdaftar juga di dapil Jawa Timur V.

7. Marda Hastuti dari dapil Bengkulu, terdaftar juga di dapil Jawa Barat V.

8. Karina Astri Rahmawati dari dapil Jawa Barat IX, terdaftar juga di dapil NTB.

9. Devinta Dariastuti dari dapil Jateng, terdaftar juga di dapil Sumbar I. (*)

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Yaspen Martinus
0 KOMENTAR
1721962 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas